Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Hindari Kerumunan, Masjid di Marabahan Bagi Daging Door To Door

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 16:52 WIB

Hindari Kerumunan, Masjid di Marabahan Bagi Daging Door To Door

Berada di tengah pandemi Covid-19, kerumunan selama pemotongan hewan kurban menjadi sesuatu yang tidak dianjurkan. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Pandemi Covid-19 memang telah mengubah banyak hal, termasuk pelaksanaan kurban.

Seperti di Marabahan, sejumlah mesjid dipastikan menggelar pemotongan hewan kurban tanpa menghadirkan banyak orang.

“Sesuai surat edaran Bupati Barito Kuala, kami tidak lagi melakukan pemotongan hewan kurban di lingkungan masjid,” ungkap H Ardiansyah, ketua panitia pelaksana kurban Mesjid Nurul Anwar Marabahan, Kamis (30/7).

“Agar tidak mengundang kehadiran banyak orang, pemotongan dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Barambai,” imbuhnya.

Sementara di Masjid Al-Istiqamah, pemotongan tetap dilakukan di sekitar masjid. Namun demikian, diberlakukan sejumlah pembatasan.

“Pemotongan dilakukan dengan petugas terbatas. Kami menetapkan hanya empat petugas untuk menangani seekor sapi,” jelas Zulkifli Yadi Noor, Ketua Pengurus Mesjid Al Istiqamah.

“Selama proses pemotongan hewan, pagar mesjid dikunci agar masyarakat lain tidak masuk. Pun petugas diwajibkan menggunakan sarung tangan, masker dan face shield,” imbuhnya.

Masih terkait pembatasan, Masjid Al-Istiqamah juga mengurangi jumlah hewan kurban.

“Sebenarnya permintaan cukup banyak. Namun kami membatasi hanya lima ekor sapi,” tegas Zulkifli.

Selain proses pemotongan, pendistribusian daging juga diubah. Mayoritas panitia kurban membagikan daging dengan cara door to door atau diantar langsung kepada penerima.

“Setelah diantar petugas dari RPH, kami langsung yang mengantar semua daging kepada penerima,” papar Ardiansyah.

“Oleh karena kami menggunakan sistem arisan, peserta menjadi penerima pertama. Kemudian peserta membagikan tiga perempat dari jatah mereka kepada yang berhak,” tandasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Meski Lepas Target, Reforma Agraria Batola Paling Aktif
apahabar.com

Pemkab Batola

Pura Jagat Natha Widya Natha, Bukti Kerukunan Beragama di Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Peringati Hari Habitat, Inilah 8 Permintaan Bupati Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Relaksasi PSSB, Destinasi Wisata di Batola Masih Ditutup
apahabar.com

Pemkab Batola

Baznas Batola Salurkan Zakat Senilai Rp91,5 Juta
apahabar.com

Pemkab Batola

Rumahnya Dibedah PKK Batola, Ghalib Pun Tersenyum
apahabar.com

Pemkab Batola

Dilepas Tapung Tawar, Bantuan dari Batola Meluncur ke Pulau Sebuku
apahabar.com

Pemkab Batola

Pertama di Batola, Festival Layang-layang Dipenuhi Peserta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com