ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Pemkab Batola

Kamis, 30 Juli 2020 - 16:52 WIB

Hindari Kerumunan, Masjid di Marabahan Bagi Daging Door To Door

Reporter: Bastian Alkaf - apahabar.com

Berada di tengah pandemi Covid-19, kerumunan selama pemotongan hewan kurban menjadi sesuatu yang tidak dianjurkan. Foto-Istimewa

Berada di tengah pandemi Covid-19, kerumunan selama pemotongan hewan kurban menjadi sesuatu yang tidak dianjurkan. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Pandemi Covid-19 memang telah mengubah banyak hal, termasuk pelaksanaan kurban.

Seperti di Marabahan, sejumlah mesjid dipastikan menggelar pemotongan hewan kurban tanpa menghadirkan banyak orang.

“Sesuai surat edaran Bupati Barito Kuala, kami tidak lagi melakukan pemotongan hewan kurban di lingkungan masjid,” ungkap H Ardiansyah, ketua panitia pelaksana kurban Mesjid Nurul Anwar Marabahan, Kamis (30/7).

“Agar tidak mengundang kehadiran banyak orang, pemotongan dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Barambai,” imbuhnya.

Sementara di Masjid Al-Istiqamah, pemotongan tetap dilakukan di sekitar masjid. Namun demikian, diberlakukan sejumlah pembatasan.

“Pemotongan dilakukan dengan petugas terbatas. Kami menetapkan hanya empat petugas untuk menangani seekor sapi,” jelas Zulkifli Yadi Noor, Ketua Pengurus Mesjid Al Istiqamah.

“Selama proses pemotongan hewan, pagar mesjid dikunci agar masyarakat lain tidak masuk. Pun petugas diwajibkan menggunakan sarung tangan, masker dan face shield,” imbuhnya.

Masih terkait pembatasan, Masjid Al-Istiqamah juga mengurangi jumlah hewan kurban.

“Sebenarnya permintaan cukup banyak. Namun kami membatasi hanya lima ekor sapi,” tegas Zulkifli.

Selain proses pemotongan, pendistribusian daging juga diubah. Mayoritas panitia kurban membagikan daging dengan cara door to door atau diantar langsung kepada penerima.

“Setelah diantar petugas dari RPH, kami langsung yang mengantar semua daging kepada penerima,” papar Ardiansyah.

“Oleh karena kami menggunakan sistem arisan, peserta menjadi penerima pertama. Kemudian peserta membagikan tiga perempat dari jatah mereka kepada yang berhak,” tandasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Sempat Disangsikan, Begini Noormiliyani Setelah Dua Tahun Menjadi Bupati
apahabar.com

Pemkab Batola

Noormiliyani Dukung Pendidikan Inklusif
apahabar.com

Pemkab Batola

Satpol PP Batola Incar Delapan Putra Daerah
apahabar.com

Pemkab Batola

Demi Kesatuan Bangsa, Masyarakat Batola Nyatakan Sikap
apahabar.com

Pemkab Batola

Kalender 2019 Ditutup, Inilah Kebanggaan Bupati Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

BPN Batola Ditantang Amankan Ribuan Aset
apahabar.com

Pemkab Batola

Dari Bimtek JRA, SKPD Batola Dituntut Paham Pemusnahan Arsip
apahabar.com

Pemkab Batola

Tinjau Korban Puting Beliung, Noormiliyani Tekankan Reaksi Cepat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com