Usai Sahur, 9 Rumah di Pelambuan Banjarmasin Hangus Terbakar! POPULER SEPEKAN: Jasad Dipocong Karung di HST hingga Rapid Tes Penumpang Feri Tanjung Serdang Waspada! Kalsel Bakal Diguyur Hujan Disertai Angin KencangĀ  Pakai Knalpot Brong, Puluhan Unit Sepeda Motor di Banjarmasin Ditilang Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan

Hindari Resiko Covid-19, Jemaah Haji Dilarang Sentuh Kakbah

- Apahabar.com Rabu, 29 Juli 2020 - 22:59 WIB

Hindari Resiko Covid-19, Jemaah Haji Dilarang Sentuh Kakbah

Ilustrasi - Penyelenggaraan ibadah haji. Foto-MCH2019/Darmawan

apahabar.com, JEDDAH – Musim haji telah tiba, dan 10 ribu jemaah telah mulai melaksanakan ritual ibadah dari salah satu rukun Islam itu.

Total jumlah jemaah tahun ini memang jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan ibadah haji terbatas karena wabah Covid-19.

“Tidak ada kekhawatiran terkait keamanan dalam ziarah tahun ini, dan pembatasan jumlah jemaah adalah untuk melindungi peziarah dari bahaya pandemi,” kata Khalid bin Qarar Al-Harbi, direktur keamanan publik Arab Saudi yang dikutip di TRT World, Rabu (29/7).

Peziarah diminta untuk terus mengenakan masker dan menjaga jarak sosial selama serangkaian ritual keagamaan yang akan diselesaikan selama lima hari di kota suci Makah dan sekitarnya di Arab Saudi barat.

Jemaah yang dipilih dalam musim haji tahun ini juga diharuskan melakukan pemeriksaan suhu dan ditempatkan di karantina ketika mereka mulai mengarah ke Makah pada akhir pekan nanti.

Media lokal juga menunjukkan kesiapan petugas kesehatan, dan beberapa fasilitas kesehatan seperti klinik dan ambulans keliling bagi jemaah, mengingat tahun ini, kerajaan melarang pers asing untuk memantau proses haji. Gelang elektronik, yang sebelumnya dibagikan kepada seluruh jemaah, juga difungsikan untuk memudahkan petugas memantau keberadaan mereka.

Petugas kebersihan juga dikerahkan di berbagai tempat untuk memastikan kesterilan area-area di sekitar Kakbah. Kerajaan juga memutuskan untuk melarang jemaah menyentuh Kakbah, untuk menghindari resiko infeksi.

Dari 10 ribu jemaah yang telah diuji dan diizinkan mengikuti ibadah haji tahun ini, sekitar 70 persen jemaah haji adalah orang asing yang tinggal di Arab Saudi, sementara sisanya adalah warga negara asli Saudi. Mereka diberi perlengkapan yang mencakup kerikil yang telah disterilkan untuk ritual rajam, desinfektan, masker, sajadah dan ihram.

“Saya tidak berharap, di antara jutaan Muslim, akan diberkati dan diizinkan berhaji tahun ini,” kata peziarah Emirat Abdullah al-Kathiri.

“Itu adalah perasaan yang tak terlukiskan, terutama karena ini adalah haji pertama saya,” sambungnya.

Kementerian haji sekitar 160 negara terpaksa batal memberangkatkan jemaahnya, dan dibanjiri kekecewaan dan keluhan calon jemaah yang batal melihat Kakbah.

Menteri Haji, Mohammad Benten menegaskan, keputusan pembatalan itu bersifat transparan, dan merupakan solusi terbaik untuk menghindari resiko pandemi Covid-19.

Adapun dipilihnya penyelenggaraan Haji terbatas, sebagai alternatif pencegahan kemerosotan ekonomi kerajaan yang sebagian bersumber dari haji.

Arab Saudi telah menghadapi penurunan tajam harga minyak karena jatuhnya permintaan global yang didorong oleh penguncian nasional, yang memicu langkah-langkah penghematan, termasuk tiga kali lipat pajak pertambahan nilai dan pemotongan tunjangan pegawai negeri sipil.

Virus itu juga menghancurkan ratusan ribu bisnis-bisnis kecil hingga menengah di Makah, bahkan dunia, yang bergantung pada haji, mulai dari agen perjalanan, hotel, hingga toko souvenir dan oleh-oleh.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Muhammadiyah: Salat Id di Lapangan dan Masjid Ditiadakan
apahabar.com

Habar

Lawan Pembakaran, Lembaga Muslim Bagikan Alquran Gratis
apahabar.com

Habar

Pemerintah Berharap Saudi Izinkan Jemaah Indonesia Lakukan Umrah
apahabar.com

Habar

Susun Regulasi, Kemenag RI Sebut Jemaah Umrah yang Diprioritaskan
apahabar.com

Habar

Muhammad Masuk 10 Besar Nama Paling Populer di Amerika Serikat
apahabar.com

Habar

Dirjend Bimas Kemenag: Aparatur KUA yang Nakal Itu Kurang Syukur
apahabar.com

Habar

Ramadan di Eropa: Dari Samarinda, Nurul Kasyfita Jadikan New Zealand Rumah Kedua
apahabar.com

Habar

Syekh Al Azhar Mesir Sampaikan Pidato Corona untuk Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com