ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Nasional

Rabu, 15 Juli 2020 - 12:09 WIB

Horeee, Temuan Vaksin Bikin Rupiah Berpeluang Menguat

Redaksi - apahabar.com

Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS yang nilai tukarnya diprediksi menguat pada hari ini. Foto-Antara

Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS yang nilai tukarnya diprediksi menguat pada hari ini. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini berpeluang menguat seiring kemajuan penelitian vaksin Covid-19.

Pada pukul 09.29 WIB, rupiah dilaporkan masih melemah 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.470 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.450 per dolar AS.

“Sepertinya pergerakan aset berisiko termasuk rupiah di pasar Asia akan positif hari ini merespons kabar baik dari kemajuan penelitian vaksin Covid-19,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, Rabu (15/7).

Baca juga :  Ekonomi Jeblok, Presiden Bertekad Pacu Pariwisata

Pergerakan positif tersebut, lanjut Ariston, juga mengikuti pergerakan positif di pasar saham AS semalam.

Perusahaan bioteknologi AS Moderna melaporkan hasil pengujian vaksin yang sukses memproduksi antibodi di tubuh manusia subjek penelitian.

Penemuan vaksin diharapkan menjadi solusi untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang telah berdampak kepada hampir di seluruh negara di dunia.

Untuk rupiah, Ariston menilai pasar juga akan memperhatikan data neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2020 yang diperkirakan surplus.

Baca juga :  Masa Pandemi, Peredaran Narkoba di Sumenep Masih Subur

“Hasil yang surplus bisa mendukung penguatan nilai tukar rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi menguat ke arah Rp14.350 per dolar AS, dengan potensi resisten di kisaran Rp14.500 per dolar AS.

Adapun Selasa (13/7) lalu, rupiah ditutup melemah 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.450 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.425 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bupati Sidoarjo Terjaring OTT KPK
apahabar.com

Nasional

Layaknya UAS, Ustaz Riza Muhammad Juga Dicekal di Hong Kong
apahabar.com

Nasional

Ledakan Terjadi di Monas Selasa Pagi
apahabar.com

Nasional

Kena Sentuh di Perut, Jemaah Hamil 9 Bulan Rasakan Kontraksi
apahabar.com

Nasional

Habar Haji 2019; Menag Temui Gubernur Makkah, Bahas Perbaikan di Kawasan Mina
apahabar.com

Nasional

Viral, Aksi Bule Atur Lalu Lintas yang Bikin Warga Malu
apahabar.com

Nasional

Kalimantan Jadi Ibu Kota, Dayak Meratus Jangan Tergerus
apahabar.com

Nasional

Tsunami Selat Sunda, BNPB: 373 Orang Meninggal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com