ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Religi

Senin, 6 Juli 2020 - 07:00 WIB

Hukum Menikah Beda Agama dalam Islam

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi. Foto-Shutterstock

Ilustrasi. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Dalam Islam, menikah termasuk sunah muakad atau sangat dianjurkan karena ada banyak hikmah. Diantaranya menghindari zina, kemudian melanjutkan keturunan.

Lalu bagaimana jika seorang muslim menikah dengan non muslim? Memang cinta kadang tak mengenal status bahkan keyakinan.

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin menjawab hal itu. Menurutnya, hukum menikah bagi muslim dengan agama lain adalah tidak diperkenankan. Hal ini berdasarkan fatwa dari para ulama.

“Hukum menikah dengan agama lain menurut MUI sesuai Fatwanya adalah haram, dan akad nikahnya otomatis tidak sah” ujarnya seperti ditulis Okezone.

Ustadz Ainul Yaqin menambahkan, begitu pula Nahdlatul Ulama (NU) dalam Bahtsul Masail di Muktamar 28 Yogyakarta, menetapkan fatwa Terkait yaitu menikah beda agama hukumnya tidak sah. “Jumhur ulama memutuskan tentang menikah berbeda agama adalah haram dan tidak sah,” jelasnya.

Adapun dalil Alquran yang menjelaskan tentang permasalahan tersebut, yaitu:

Baca juga :  Besan Menikah, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Artinya: “Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun Dia menarik hatimu. mereka mengajak ke neraka,”( QS: Al-Baqoroh 221)

“Mereka (wanita-wanita Muslimah) tiada halal bagi orang-orang non Muslim itu dan orang-orang non Muslim itu tiada halal pula bagi mereka,” (QS: Al-Mumtahanah 10).

Dua ayat ini secara tegas mengatakan, bahwa wanita muslimah hukumnya haram dinikahkan dengan orang yang bukan dari Islam. Sebab Allah meletakkan aturan dalam pernikahan adalah dalam rangka menjauhkan kerusakan dan kebuntuan dalam rumah tangga.

“Sebab dengan bercampurnya pemahaman yang berbeda dalam memahami subtansi dalam landasan beragama yakni Islam dalam hal ini

Alquran dan Hadits, maka niscaya kelak akan menciptakan perpecahan dan kehancuran” katanya.
Begitu juga jika laki-laki adalah muslim sedangkan calon istrinya adalah non Muslim tetap tidak dianjurkan. Terkecuali perempuan tersebut bersedia masuk Islam.

Baca juga :  Besan Menikah, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Namun, sahnya menikahi perempuan berbeda agama di dalam Alquran telah dijelaskan, bahwa seorang muslim diperbolehkan menikahi perempuan merdeka dari kalangan ahli kitab. Pernikahan itu dianggap sah secara syariat.

“Konteks ahli kitab yang ada di dalam Alquran tersebut berbeda dan tidak sama dengan kondisi sekarang. Terlebih alasan akan terjadi kekacauan wali, waris dan hal hal terkait anak keturunannya kelak,” tambahnya.
Sebagaimana termaktub dalam surah Al-Maidah ayat 5, Allah berfirman:

“Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi al-Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mangasyahwini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu.” (okz)

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Teladan dari Sudagar Kaya yang Bangkrut, Athiyah bin Khalaf
apahabar.com

Religi

Upaya Mengembalikan Eksistensi Islam, MUI Kalsel Gelar Diskusi
apahabar.com

Habar

Mengenang Abah Guru Sekumpul (18), Kisah Sedih saat Menimba Ilmu
apahabar.com

Habar

Guru Bakhiet: Tiga Amalan di Tengah Wabah Covid-19
apahabar.com

Religi

Arab Saudi Wajib-kan Rekam Jejak Biometrik, Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Pasrah
apahabar.com

Religi

Di Zaman Raja Siapa Penindasan Ashabul Kahfi Terjadi?
apahabar.com

Religi

Catatan Bedah Buku Sultan Suriansyah, Pioneer Dakwah Islam di Tanah Banjar
apahabar,com

Religi

Jelang Haul Abah Guru Sekumpul, Panitia Ungkap Hal yang Dilarang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com