BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

IKN di Penajam, Butuh Rp 60 M untuk Lahan Bendungan

- Apahabar.com Jumat, 3 Juli 2020 - 05:30 WIB

IKN di Penajam, Butuh Rp 60 M untuk Lahan Bendungan

Hamparan lahan lokasi ibu kota negara Indonesia yang baru di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Foto-Antara/Novi Abdi

apahabar.com, PENAJAM – Sekalipun anggaran sempat dipangkas, pemerintah dipastikan akan tetap melanjutkan pembangunan bendungan di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pembangunan dalam rangka megaproyek ibu kota negara (IKN).

Pembebasan lahan seluas 81 hektare untuk lokasi pembangunan bendungan guna penyediaan air bersih membutuhkan biaya Rp60 miliar.

Biaya pembangunan bendungan akan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN.

“Dana Rp60 miliar difokuskan pemerintah pusat untuk bebaskan lahan lokasi konstruksi bendungan seluas 81 hektare di wilayah Kecamatan Sepaku,” ujar Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang, Kamis (2/7).

Daerah yang terkena pembebasan lahan meliputi wilayah Desa Argomulyo, Sukomulyo dan Tengin Baru, dan prosesnya menunggu pembuatan peta bidang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Kalau petanya, lahan lokasi untuk konstruksi bendungan seluas 81 hektare dan itu sudah cukup luas,” tambahnya.

Nicko menjelaskan pendanaan untuk pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi itu sempat mengalami pemotongan anggaran Rp20 miliar.

Ia berharap proses pembebasan lahan itu segera diselesaikan mengingat pembangunan bendungan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah itu.

“Nanti kami cek lagi, apakah lahan yang dibebaskan itu hanya dua atau tiga desa karena lahan lokasi pembangunan bendungan berada di sudut Desa Argomulyo, Sukomulyo dan Tengin Baru,” kata Nicko.

Nicko menambahkan saat ini untuk pembentukan tim penilai (appraisal) sedang menunggu pembuatan peta bidang yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut rencana, Bendungan Sepaku-Semoi yang dibangun di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, memiliki daya tampung sekitar 11,6 juta meter kubik dengan debit 2.400 liter per detik. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Ketika Wagub Hadi Mengenang Sosok Ustaz Arifin Ilham
1 Pasien Positif Covid-19 Asal Banjarmansin Meninggal Dunia di Balikpapan

Kaltim

1 Pasien Positif Covid-19 Asal Banjarmansin Meninggal Dunia di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Segera Tuntaskan Dokumen RZWP3K
apahabar.com

Kaltim

Dirjen Otda: Kaltim Masuk Zona Kondusif Tahun Politik
apahabar.com

Kaltim

Produksi Melimpah, Kaltim Naikan Target Ekspor Udang Windu
Covid-19

Kaltim

Kasus Covid-19 di Kaltim Bertambah 218 Orang
apahabar.com

Kaltim

“Liburan Lebaran Hanya 3 Hari, Jangan Ditambah”
apahabar.com

Kaltim

Badak di Kalimantan Diselamatkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com