Target 1 Juta Barel, Pemerintah Siap Danai Penuh Survei Seismik 3D Positif Covid-19, Cepat Sembuh Ketum PBNU Said Aqil Rupiah Jaya, Dolar Jatuh ke Level Terendah Mobil Terbelah dan Terbakar di Grand Prix Bahrain, Pebalap Prancis Ini Lolos dari Maut Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Kerap Banjir, Polsek Kelumpang Hulu Bersikap

- Apahabar.com Minggu, 19 Juli 2020 - 18:15 WIB

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Kerap Banjir, Polsek Kelumpang Hulu Bersikap

Jalan sering terendam banjir, warga terpaksa patungan sewa alat untuk pembuatan parit. Foto-Aipda Sumantri for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Setiap musim penghujan, jalan penghubung antara Kecamatan Kelumpang Hulu – Hampang, Kotabaru selalu terendam banjir.

Meski begitu, persoalan tersebut nampaknya belum pernah mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait.

Menyikapi persoalan tersebut, Kapolsek Kelumpang Hulu, Iptu Rifandy P Putra spontan menginstruksikan personelnya untuk melakukan tindakan.

Akhirnya, anggota Polsek Kelumpang Hulu, menggandeng sejumlah pengepul sawit bergerak. Mereka lantas bersama warga berinisiatif untuk patungan dana hingga jutaan rupiah.

Selanjutnya, dananya digunakan untuk menyewa alat berat, dan membuat parit, atau drainase sebagai sarana mengalirkan air ke sungai. Itu dilakukan untuk mengatasi banjir yang terjadi setiap tahunnya.

Akhirnya, setelah beberapa hari dikerjakan, perjuangan anggota Polsek bersama warga berhasil. Parit selesai dibangun. Air yang menggenang pun mengalir lancar.

Dikonfirmasi sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, Rusian Ahmadi Jaya mengaku telah menerima informasi, adanya banjir di jalan tersebut.

Namun, menurut H Jaya lantaran keterbatasan anggaran, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan. “Kami ini, tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Sebab, anggaran kami terpotong untuk penanganan wabah Covid-19,” ujarnya.

Sekadar informasi, sebelum adanya parit, banjir terjadi seringkali terjadi di sana. Akibatnya, para pengendara roda dua dan empat kesulitan melintasi jalan yang terimbas banjir tersebut.

Jalan tersebut masih berada di kawasan Gagayan, Kecamatan Kelumpang Hulu.

Informasi terhimpun, banjir menggenangi ruas jalan sepanjang 500 meter. Tingginya, sempat melebihi lutut orang dewasa.

Akibatnya, pengendara roda dua, yang ingin melintas, terpaksa harus menyewa jasa menggunakan bambu yang di rakit warga setempat.

Satu kali jalan, roda dua ditarif Rp10 ribu. Sementara, untuk mendorong roda empat warga setempat mematok Rp50 ribu.
Kondisi saat ini, air sudah lancar mengalir ke sungai. Arus pengendara sudah kembali normal.

apahabar.com

Anggota Polsek saat koordinasi untuk pembuatan parit bersama warga. Foto-Istimewa

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Karena Tambang, Kalsel Kagok Hadapi Banjir!
apahabar.com

Kalsel

Cegah Erosi, Polres Kotabaru Tanam Ribuan Rumput Vetiver di Punggung Mamake
apahabar.com

Kalsel

Terkesan Dipaksakan, Pakar ULM Kritik Klaim Zona Hijau Covid-19 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Cerita Kerabat dari Kalsel tentang Ani Yudhoyono, Menemani Daftar ke KPU hingga Disambut di Teras Pondopo
apahabar.com

Kalsel

Polisi Amankan Dua Tersangka Penadah Hasil Kejahatan
apahabar.com

Kalsel

Haji Batal, Ribuan Jemaah Kalsel Sudah Lunasi BPIH
apahabar.com

Kalsel

Kakanwil Kemenag Kalsel: Keluarga Jemaah Haji Harap Tunggu di Kota Masing-Masing

Kalsel

Legislator Kapuas Apresiasi Pelatihan Pengolahan Makanan Berbasis Lokal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com