BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara Menang Dua Game, Ganda Putra Indonesia Marcus/Kevin Gilas Pasangan Inggris Raya JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Kerap Banjir, Polsek Kelumpang Hulu Bersikap

- Apahabar.com     Minggu, 19 Juli 2020 - 18:15 WITA

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Kerap Banjir, Polsek Kelumpang Hulu Bersikap

Jalan sering terendam banjir, warga terpaksa patungan sewa alat untuk pembuatan parit. Foto-Aipda Sumantri for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Setiap musim penghujan, jalan penghubung antara Kecamatan Kelumpang Hulu – Hampang, Kotabaru selalu terendam banjir.

Meski begitu, persoalan tersebut nampaknya belum pernah mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait.

Menyikapi persoalan tersebut, Kapolsek Kelumpang Hulu, Iptu Rifandy P Putra spontan menginstruksikan personelnya untuk melakukan tindakan.

Akhirnya, anggota Polsek Kelumpang Hulu, menggandeng sejumlah pengepul sawit bergerak. Mereka lantas bersama warga berinisiatif untuk patungan dana hingga jutaan rupiah.

Selanjutnya, dananya digunakan untuk menyewa alat berat, dan membuat parit, atau drainase sebagai sarana mengalirkan air ke sungai. Itu dilakukan untuk mengatasi banjir yang terjadi setiap tahunnya.

Akhirnya, setelah beberapa hari dikerjakan, perjuangan anggota Polsek bersama warga berhasil. Parit selesai dibangun. Air yang menggenang pun mengalir lancar.

Dikonfirmasi sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, Rusian Ahmadi Jaya mengaku telah menerima informasi, adanya banjir di jalan tersebut.

Namun, menurut H Jaya lantaran keterbatasan anggaran, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan. “Kami ini, tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Sebab, anggaran kami terpotong untuk penanganan wabah Covid-19,” ujarnya.

Sekadar informasi, sebelum adanya parit, banjir terjadi seringkali terjadi di sana. Akibatnya, para pengendara roda dua dan empat kesulitan melintasi jalan yang terimbas banjir tersebut.

Jalan tersebut masih berada di kawasan Gagayan, Kecamatan Kelumpang Hulu.

Informasi terhimpun, banjir menggenangi ruas jalan sepanjang 500 meter. Tingginya, sempat melebihi lutut orang dewasa.

Akibatnya, pengendara roda dua, yang ingin melintas, terpaksa harus menyewa jasa menggunakan bambu yang di rakit warga setempat.

Satu kali jalan, roda dua ditarif Rp10 ribu. Sementara, untuk mendorong roda empat warga setempat mematok Rp50 ribu.
Kondisi saat ini, air sudah lancar mengalir ke sungai. Arus pengendara sudah kembali normal.

apahabar.com

Anggota Polsek saat koordinasi untuk pembuatan parit bersama warga. Foto-Istimewa

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kapolres HSU

Kalsel

Akhiri Tugas, AKP Alam Saktiswara Dapat Penghargaan dari Kapolres HSU

Kalsel

Kebakaran di Sungai Andai, Pemilik Rugi Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Menderita Jantung, Pelukis Noor Solihin Hidayat Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Usulkan 446 CPNS, Berikut Komposisi Formasinya
Tabalong

Kalsel

Wabup Tabalong Harap Pemuda Muhammadiyah dan Hipmi PT Kurangi Jumlah Pengangguran
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Guru Danau, Kapolres HSU: Kiai dan Ulama Sejukkan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Sambut Kunjungan Polda Kalsel , Begini Pose Lima Polwan Cantik Lengkap dengan Senjata Serbu
apahabar.com

Kalsel

Geger !! Temuan Mayat Mengapung di Bantaran Sungai Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com