Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah

Jalur Perseorangan di Pilkada Banjar Mengerucut, Tinggal Andin-Guru Oton

- Apahabar.com Selasa, 28 Juli 2020 - 19:35 WIB

Jalur Perseorangan di Pilkada Banjar Mengerucut, Tinggal Andin-Guru Oton

Bapaslon Andin - Guru Oton berfoto bersama tim Yunani – Suriani, usai menyerahkan bekrkas dukungan perbaikan di KPU Banjar, Senin (27/7) malam. Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Pilkada Kabupaten Banjar 2020 di jalur perseorangan mulai mengerucut, sekarang hanya menyisakan satu bakal pasangan calon (Bapaslon), yaitu Andin Sofyanor–KH Syarif Busthomi (Guru Oton).

Ini setelah dua Bapaslon lainnya, yakni Mada Teruna–Ferryansyah dan Yunani–M Suriani Shiddiq tidak menyerahkan berkas dukungan perbaikan dalam kurun waktu 25 – 27 Juli.

“Karena tidak ada menyerahkan berkas dukungan perbaikan, maka secara otomatis gugur, karena salah satu syaratnya harus menyerahkan perbaikan,” ujar Ketua KPU Banjar, Muhaimin, usai menerima berkas dukungan perbaikan Bapaslon Andin – Guru Oton, di kantor KPU Banjar, Senin (27/7) menjelang tengah malam.

Pasangan Andin–Guru Oton telah menyerahkan dukungan perbaikan sebanyak 21.194. Jumlah tersebut jauh melebihi minimal wajib yang diserahkan, yakni 13.118 dukungan.

Tak lama usai penyerahan perbaikan, tim dari pasangan Yunani–Suriani datang ke KPU Banjar untuk mengkonfirmasi mengundurkan diri dari pencalonan di jalur independen. Langkah tim Yunani-Suriani itu pun mendapat apresiasi dari KPU dan Bawaslu Banjar.

“Kami datang ke KPU sesuai jadwal perbaikan untuk menghormati ketentuan. Namun kami datang untuk menyerahkan surat pengunduran diri,” ujar Timses Yunani – Suriani, Taufiq Rahman.

Kendati sudah terhenti di lajur perseorangan, namun masih ada peluang jika diusung partai politik (parpol).

Sebab, pasal 34 PKPU Nomor 3 Tahun 2017 yang melarang paslon perseorangan yang sudah mengikuti proses verifikasi-maju melalui jalur parpol, sudah dihapus dalam PKPU Nomor 1 Tahun 2020.

Editor: Syarif

Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilgub Kalteng 2020: Ben Brahim-Ujang Iskandar Nomor 1, Sugianto-Edy Nomor 2
apahabar.com

Politik

DPD Partai Demokrat Kalsel Bantah Dukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019
apahabar.com

Politik

Sambangi Rumah Syafruddin H Maming, Emak-Emak Dengar Langsung Program Kesehatan Gratis
apahabar.com

Politik

Aliansi Relawan Jokowi Target 1.000.000 Posko Pemenangan
apahabar.com

Politik

Pengamat: Debat Capres Jadi Sarana Pendidikan Politik
apahabar.com

Politik

Gabung Golkar, TGB Langsung Diberi Dua Jabatan Sekaligus
apahabar.com

Politik

Sebelum Mendaftar ke KPU, Sahbirin – Muhidin Salat Subuh di Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Politik

Sugianto-Edy Deklarasi di Tugu Soekarno Palangka Raya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com