Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Jangan Beli Emas saat Harga Rp 1 Juta, Simak Risikonya

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 22:14 WIB

Jangan Beli Emas saat Harga Rp 1 Juta, Simak Risikonya

Ilustrasi emas. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Harga Emas terus mengalami kenaikan. Saat ini emas Antam berada dikisaran harga Rp1 juta per gram.

Lantas bagi memiliki emas Antam, apa yang mesti dilakukan saat ini. Lebih baik dijual atau beli lagi?

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, jika masih memiliki koleksi emas lainnya alangkah baiknya untuk dijual. Namun emas tersebut lebih baik dijual saat mencapai Rp 1.070.000 per gram.

Sebab, diprediksi harga emas di dalam negeri masih akan terus naik dan menyentuh angka Rp1.070.000 per gram hingga pekan pertama Agustus 2020.

“Kalau menurut saya yang masih punya masih mengoleksi emas kalau bisa saat harga Rp1.070.000 saat yang tepat untuk menjual. Karena kalau seandainya ditahan kemungkinan besar akan terjadi koreksi,” ujarnya dilansir Okezone.com, Kamis (30/7).

Sementara bagi pemula atau yang baru membeli emas, ada baiknya untuk menahan. Karena harga emas saat ini sudah terlalu tinggi dan akan segera turun dalam beberapa waktu ke depan.

“Kalau untuk pemula orang yang suka mengoleksi logam mulia kalau bisa ini happy happy dulu lihatin dulu karena harga sudah terlalu tinggi,” kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, jika memang kebelet untuk membeli emas saat ini diperkirakan akan rugi. Bahkan dirinya memperkirakan jika memiliki uang Rp 10 juta, ketika membeli emas pada kondisi saat ini akan mengalami kerugian hingga Rp 4 juta.

“Betul jangan ikut beli. Kita liatin enggak mau saya mau beli aja enggak mau ngikutin omongan pak Ibrahim ya nanti pasti blangsak itu nanti. Itu yang tadinya punya duit Rp 10 juta uang saya kok berubah jadi Rp 6 juta,” kata Ibrahim.

Bukan tanpa alasan, karena biasanya ada gap antara harga beli dan harga jual. Hal inilah yang harus menjadi perhatian.

Misalnya, harga emas saat ini sekitar Rp 1 juta dan bukan harga murni. Karena ada gap sekira Rp 100.000 yang dimiliki untuk sertifikat.

“Kalau misalnya membeli memaksakan diri masyarakat membeli di atas harga Rp 1 juta. Kemungkinan besar kerugiannya cukup besar bisa saja Rp 1 juta kemudian harga di Rp 800.000 per gram. Harga Rp 800.000 per gram itu kan sebenarnya hanya Rp 700.000. sehingga nasabah akan mengalami kerugian Rp 300.000. Ini sangat menyakitkan,” kata Ibrahim

Adapun harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) kembali naik pada perdagangan hari ini. Harga emas Antam naik Rp 3.000 dan masih dibanderol di level Rp 1 jutaan per gram.

Melansir dari laman logammulia, Jakarta, Kamis (29/7/2020), harga emas Antam naik sebesar Rp 3.000. Dengan begitu, harga emas Antam hari ini dijual Rp 1.016.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 1.013.000 per gram. Sementara harga buyback jua naik Rp 3.000 menjadi Rp 913.000 per gram.(Okz)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bingung Malam Tahun Baru ke Mana, Yuk Merapat ke Roditha Banjarbaru
apahabar.com

Ekbis

Ajukan Impor Gula 250 Ribu Ton untuk Kebutuhan Puasa dan Lebaran
apahabar.com

Ekbis

Imbas Pengesahan UU Cipta Kerja, IHSG Lanjutkan Tren Positif
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Awal Februari Meningkat, Ini Catatan BI
apahabar.com

Ekbis

Mahathir Sarankan Perdagangan Negara Muslim Gunakan Emas
apahabar.com

Ekbis

Saham China Melemah, Hong Kong Dibuka Lebih Tinggi
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Meningkat, BI Kalimantan Selatan Menyasar Sektor Pertanian
apahabar.com

Ekbis

Harga Gas Industri Turun, Menperin: Penerimaan Negara Akan Naik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com