Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 10 Orang, Positif 8 H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini

Jangan Coba-coba, Ancaman Pelaku Karhutla Didenda Hingga Rp10 Miliar

- Apahabar.com Selasa, 28 Juli 2020 - 09:59 WIB

Jangan Coba-coba, Ancaman Pelaku Karhutla Didenda Hingga Rp10 Miliar

Polres HSU gencar melakukan sosialisasi bahaya Karhutla. Foto-istimewa

apahabar.com, AMUNTAI – Menindak lanjuti perintah Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta dalam mengantisifasi Karhutla, Polres HSU secara masif melaksanakan patroli dialogis dan memberikan penyuluhan dengan mensosialisaikan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa lokasi di daerah hukum Polres HSU, Senin (27/7)

Upaya preventif mencegah Karhutla dengan cara memberikan imbauan dan ajakan partisipasi kepada semjua pihak, baik pemerintah, korporasi termasuk masyarakat.

Upaya pencegahan menjadi prioritas dalam penanganan Karhutla. Salah satunya dengan cara melakukan sosialisasi bahaya Karhutla yang dilaksanakan oleh Sat Binmas, Sat Sabhara dan Polsek jajaran, termasuk para Bhabinkamtibmas Polres HSU. Semua gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang mempunyai lahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar baik itu pertanian maupun perkebunan.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto melalui Ka Subbag Humas Iptu Alam SW mengatakan kebakaran lahan merupakan permasalahan yang menjadi atensi pemerintah termasuk kepolisian.

“Walau cuaca kadang musim hujan, memasuki musim kemarau nantinya berpotensi terjadinya kebakaran lahan,” ujarnya.

Iptu Alam mengatakan, pihak Kepolisian menilai penting untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang larangan dan bahaya kebakaran lahan kepada masyarakat.

Lebih rinci, ia menuturkan bentuk dari sosialisasi itu dilakukan dengan pemasangan spanduk-spanduk di seluruh jajaran Polsek daerah hukum Polres HSU .

“Selain spanduk, jajaran Polsek sebagaimana perintah Kapolres juga diminta untuk mensosialisasikan bahaya dan ancaman hukuman bagi siapa saja yang kedapatan dengan sengaja melakukan pembakaran lahan,” tuturnya.

Ka Subbag Humas menegaskan bahwa pelaku pembakar lahan dapat dijerat dengan Pasal 108 Undang-undang Republik Indonesia nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda setinggi-tingginya Rp10 miliar.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat menyebabkan kerugian materil, korban nyawa dan gangguan kesehatan akibat asap kebakaran,” tutupnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pelanggaran Meningkat, Polisi Siapkan Operasi Lilin di HST
Dampak Angin Kencang di Banjarmasin, Warga Teluk Dalam Ini Terpaksa Tidur Beratap Terpal

Kalsel

Dampak Angin Kencang di Banjarmasin, Warga Teluk Dalam Ini Terpaksa Tidur Beratap Terpal
apahabar.com

Kalsel

Prajurit TNI Sigap Bantu Evakuasi dan Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Kalsel

Biar Kuat, PT Arutmin Berikan Jamu untuk Tenaga Medis di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

PKL Bandel, Pol PP Banjar: Berhadapan dengan Kami!
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pemilu 2019, Bupati: Suasana Pemilu di HSS Masih Damai
apahabar.com

Kalsel

Akper Murakata Gelar Wisuda ke-XIV, 3 Wisudawati Cumlaude
apahabar.com

Kalsel

Melawan, Siswa di Kotabaru Lolos dari Serangan Buaya Liar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com