Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan

Jelang Iduladha, PMI Batola Berbagi Tandon Cuci Tangan

- Apahabar.com Selasa, 28 Juli 2020 - 17:12 WIB

Jelang Iduladha, PMI Batola Berbagi Tandon Cuci Tangan

Ketua PMI Batola, H Rahmadian Noor, menyerahkan bantuan tandon untuk mencuci tangan kepada Pengurus Mesjid Al Istiqamah Marabahan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Bertepatan dengan momentum Iduladha 1441 Hijriah, Palang Merah Indonesia (PMI) Barito Kuala menyalurkan bantuan tandon cuci tangan dan paket Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS).

Terdapat tiga tandon berkapasitas 600 liter yang dibagikan kepada tiga mesjid di Marabahan, yakni Mesjid Al Istiqamah, At Taqwa dan Al Anwar.

“Bantuan ini merupakan peran serta PMI dalam pembiasaan penerapan protokol kesehatan. Salah satunya dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun,” papar Ketua PMI Batola, H Rahmadian Noor, Rabu (28/7).

“Selain tandon tempat cuci tangan, kami juga membagikan 3.500 paket PHBS yang berisi masker dan sabun cuci tangan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Juga dibagikan ratusan hand sprayer yang digunakan untuk menyemprotkan disinfektan ke sejumlah mesjid di Batola.

Pembagian tandon tersebut terbilang tepat, mengingat beberapa hari lagi diselenggarakan ibadah salat Iduladha yang dilanjutkan penyembelihan hewan kurban.

“Tentu bantuan tandon ini begitu bermanfaat, mengingat insya Allah jumlah jemaah salat ied lebih banyak,” sahut Zulkifli Yadi Noor, Ketua Pengurus Mesjid Al Istiqamah di Jalan Jenderal Sudirman Marabahan.

“Bantuan ini pun melengkapi tempat cuci tangan dan sabun yang telah kami sediakan, semenjak peribadatan di mesjid sudah diperbolehkan,” sambungnya.

Dalam pelaksanaan salat ied, Pengurus Al Istiqamah telah mempersiapkan protokol kesehatan. Di antaranya kewajiban memakai masker, pengukuran suhu badan, dan membawa sajadah sendiri.

“Saf juga telah ditata sesuai aturan physical distancing. Setelah pengaturan jarak, jumlah jemaah di dalam sekitar 100 orang,” jelas Zulkifli.

“Kemudian di luar sekitar 300 orang. Kami juga menyediakan tempat sampai ke bagian belakang mesjid, tentu saja dengan membawa alas sendiri,” tandasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Belum Lagi Beroperasi, Wisata Sungai Riam Batajau Tuai Penolakan
apahabar.com

Kalsel

Nyepi di Labuhan HST, TNI-Polri Disiagakan
apahabar.com

Kalsel

Camat Kusan Hilir : Seharusnya Beras yang Rusak Dikembalikan
apahabar.com

Kalsel

Pelanggaran Meningkat, Polisi Siapkan Operasi Lilin di HST
Amuntai

Kalsel

Drama Penyanderaan Maut di Amuntai, Nego Polisi Berbalas Tembakan Terduga Pelaku
apahabar.com

Kalsel

Gelar Lomba, Koramil 1007-03/BBT Bikin Bahagia Warga Sekitar
apahabar.com

Kalsel

Absen Sidik Jari Diterapkan, PNS Gelabakan
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Lengkap Dugaan Pelanggaran Pidana Pilgub Kalsel Versi Pelapor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com