Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Demi Top Up Game Online, Pria di Balikpapan Tipu Puluhan Orang Persiapan PON Papua, Balikpapan Sumbang 61 Atlet untuk Perkuat Kaltim Rekap PSU Sejumlah Kecamatan Selesai, KPU Banjar Gelar Penghitungan Lusa Gol Tunggal Raheem Sterling Bawa Inggris Tekuk Kroasia

Jemput Bola, PMI Kumpulkan Pendonor di Pemprov Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 7 Juli 2020 - 14:28 WIB

Jemput Bola, PMI Kumpulkan Pendonor di Pemprov Kalsel

Donor Darah di Kantor Setdaprov Kalsel. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Menurunnya angka pendonor selama pandemi Covid-19 membuat Palang Merah Indonesia melakukan sistem jemput bola. PMI Banjarmasin bekerja sama dengan pemerintah Kalsel melakukan donor massal secara rutin.

“Rutin setiap dua-tiga bulan sekali. Biasanya permintaan instansi, kita hanya mensupport saja,” ucap Staf Pelayanan Darah PMI Banjarmasin, Wiwid kepada apahabar.com, Selasa (7/6) siang.

Kegiatan yang digelar di lobby kantor Setda Pemprov Kalsel ini diikuti oleh puluhan staf dari berbagai SKPD. Dalam satu kali pelaksanaan, PMI menargetkan sebanyak 150 kantong darah.

“Kita lihat kondisi mereka juga, apakah ada yang memiliki tekanan darah tinggi atau rendah,” terangnya

Pengumpulan stok darah di Kalsel sendiri dilakukan dengan persuasif, tergantung kebutuhan rumah sakit. Namun, pandemi Covid-19 membuat PMI lebih gencar mengumpulkan stok darah.

“Kita lebih memperbanyak kegiatan dalam kondisi Covid-19 seperti ini. Lebih banyak sosialisasi,” imbuh dia.

Imbas pandemi membuat pendonor menurun secara drastis. Saat ini, PMI hanya mampu mengumpulkan sekitar 30 persen saja dari kebutuhan utama.
Untuk memastikan keamanan, calon pendonor juga diwajibkan mengisi lembar informasi terkait Covid-19.

“Biasanya kita ada lembar covid yang wajib diisi, semua gejala dan persyaratan itu ada. Jadi diharapkan pendonor jujur mengisinya,” tuturnya.

Kegiatan ini dilakukan berdasarkan instruksi Pemprov Kalsel dalam upaya menghadapi situasi kekurangan stok darah di PMI saat pandemi Covid-19.

Data PMI menyebutkan, dari kebutuhan 100-50 kantong, saat ini hanya terpenuhi antara 50-80 kantong darah saja.

“Saya berharap dapat tersedianya kantong darah untuk membantu keperluan di Kalsel,” ucap Gubernur Sahbirin dalam rilisnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polisi Terus Kejar Perampok Alfa Mart di Teluk Tiram
apahabar.com

Kalsel

1.067 Pemilih Disabiltas Terdata di HSS
apahabar.com

Kalsel

Polsek Jejangkit Bersama TNI dan Manggala Agni Telusuri Titik Rawan Api
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Pelanggar Protokol Covid-19 di Karang Bintang Tanah Bumbu Diberikan Sanksi
apahabar.com

Kalsel

Kampanye Terbuka Jokowi di Kalsel, Bawaslu Imbau Hindari Isu SARA 
apahabar.com

Kalsel

H+5 Lebaran, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Tampak Lengang
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Ekspor 10 Kontainer Karet ke India
apahabar.com

Kalsel

Heboh, Warga Kapar HST Temukan Sesosok Mayat di Semak-semak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com