Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Jemput Bola, PMI Kumpulkan Pendonor di Pemprov Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 7 Juli 2020 - 14:28 WIB

Jemput Bola, PMI Kumpulkan Pendonor di Pemprov Kalsel

Donor Darah di Kantor Setdaprov Kalsel. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Menurunnya angka pendonor selama pandemi Covid-19 membuat Palang Merah Indonesia melakukan sistem jemput bola. PMI Banjarmasin bekerja sama dengan pemerintah Kalsel melakukan donor massal secara rutin.

“Rutin setiap dua-tiga bulan sekali. Biasanya permintaan instansi, kita hanya mensupport saja,” ucap Staf Pelayanan Darah PMI Banjarmasin, Wiwid kepada apahabar.com, Selasa (7/6) siang.

Kegiatan yang digelar di lobby kantor Setda Pemprov Kalsel ini diikuti oleh puluhan staf dari berbagai SKPD. Dalam satu kali pelaksanaan, PMI menargetkan sebanyak 150 kantong darah.

“Kita lihat kondisi mereka juga, apakah ada yang memiliki tekanan darah tinggi atau rendah,” terangnya

Pengumpulan stok darah di Kalsel sendiri dilakukan dengan persuasif, tergantung kebutuhan rumah sakit. Namun, pandemi Covid-19 membuat PMI lebih gencar mengumpulkan stok darah.

“Kita lebih memperbanyak kegiatan dalam kondisi Covid-19 seperti ini. Lebih banyak sosialisasi,” imbuh dia.

Imbas pandemi membuat pendonor menurun secara drastis. Saat ini, PMI hanya mampu mengumpulkan sekitar 30 persen saja dari kebutuhan utama.
Untuk memastikan keamanan, calon pendonor juga diwajibkan mengisi lembar informasi terkait Covid-19.

“Biasanya kita ada lembar covid yang wajib diisi, semua gejala dan persyaratan itu ada. Jadi diharapkan pendonor jujur mengisinya,” tuturnya.

Kegiatan ini dilakukan berdasarkan instruksi Pemprov Kalsel dalam upaya menghadapi situasi kekurangan stok darah di PMI saat pandemi Covid-19.

Data PMI menyebutkan, dari kebutuhan 100-50 kantong, saat ini hanya terpenuhi antara 50-80 kantong darah saja.

“Saya berharap dapat tersedianya kantong darah untuk membantu keperluan di Kalsel,” ucap Gubernur Sahbirin dalam rilisnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menelusuri Jejak Sumber Gas di Batola
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Rangkul Pengusaha Beri Bantuan Pasien Covid-19 di Zona Hitam
apahabar.com

Kalsel

Dibesuk Istri Kapolda Kalsel, Aiptu Nur Tini Terharu  
apahabar.com

Kalsel

Personel Polres Batola Bahu-membahu Disiplinkan Warga Terkait Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Tak Ada Formasi CPNS untuk Guru di Banjarmasin, Komisi IV Minta Klarifikasi
apahabar.com

Kalsel

Sudah Sepekan Terakhir, Masker Menghilang di Marabahan
apahabar.com

Kalsel

SAKIP Mengubah Paradigma Pemerintah Soal Anggaran
apahabar.com

Kalsel

Beberkan Ancaman Berbangsa, Dandim 1007/Banjarmasin Imbau Pemuda Jaga Kesatuan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com