Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

JKN-KIS dan Prinsip Gotong Royong, Agus Punya Pengalaman

- Apahabar.com Rabu, 8 Juli 2020 - 14:38 WIB

JKN-KIS dan Prinsip Gotong Royong, Agus Punya Pengalaman

Agustriono saat di Kantor BPJS Cabang Barabai.Foto-Reza for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Agustriono, warga Desa Kasarangan Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), Hulu Sungai Tengah (HST) pernah mempunyai pengalaman mengenai Jaminan Kesehatan Nasional melalui Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Pria berumur 59 tahun ini pernah merasakan manfaat JKN-KIS dari BPJS Kesehatan. Bukan dari dirinya sendiri melainkan dari sang istri. Beberapa tahun silam, sang istri mengidap penyakit komplikasi, stroke dan diabetes.

Saat itu, dia bersyukur ada program pemerintah yang membantu dalam hal urusan penjaminan kesehatan. Dari sini, keluarganya terjamin dalam hal kesehatan.

Dia dan kelurganya terdaftar pada segmen mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) pada BPJS Kesehatan. Sehingga biaya pengobatannya diambil dari dana pensiun.

“Dulu saat istri sakit juga pakai BPJS, tapi sekarang sudah tidak ada (meninggal-red),” tutur Agus.

Walaupun dulu sempat ada permasalahan dengan salah satu rumah sakit swasta terkait pelayanannya, Agus menggaris bawahi, sebenarnya Program JKN-KIS sampai saat ini sudah baik pelaksanaannya. Termasuk dengan pelayanan di fasilitas kesehatan.

Agus berharap agar seluruh rumah sakit swasta seluruhnya bisa melayani Peserta JKN-KIS.

“Semoga saja rumah sakit swasta yang ada dapat kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Jadi kalau regulasi tentang itu dibuat, pastinya peserta akan lebih dimudahkan lagi,” harap Agus.

Banyaknya segmen kepesertaan pada BPJS Kesehatan, kata Agus, masyarakat dapat tercover ke dalam program JKN-KIS sesuai dengan profesi dan kemampuan.

Sehingga tidak ada lagi istilah tak mendaftar menjadi peserta JKN-KIS karena berbagai alasan.

“Dengan banyaknya segmen dan kelas, di situlah gotong-royongnya kental, jadi saling membantu sesuai dengan kemampuan (bayar iuran-red) masing-masing, atau kalau memang tak mampu bisa ikut PBI,” jelas Agus.

Berangkat dari pengetahuannya tentang BPJS Kesehatan, lelaki yang pernah bekerja di Barito Timur Kalteng ini, memahami betul prinsip gotong-royong tadi dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS.

Masyarakat luas, kata Agus juga harus memahami prinsip itu agar program tersebut berjalan baik agar terealisasi masyarakat Indonesia yang sehat.

Agus berharap khususnya peserta di segmen mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) agar taat dalam membayar iuran.

Sebab yang selama ini banyak menjadi masalah jika peserta mandiri mendaftar karena memerlukan sesaat. Namun setelah mendapatkan pelayanan mereka enggan untuk melakukan kewajibannya membayar iuran bulanan.

“Kalau kaya begitu caranya, prinsip gotong-royongnya enggak jalan, peserta seperti itu harus ditertibkan,” tutup Agus.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

HRD Ini Punya ‘Senjata’ Atasi Layanan JKN-KIS di Perusahaannya
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Iuran BPJS Kesehatan Kembali ke Aturan Awal
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Berkat Kartu Hijau, Terapi Buah Hati Ihsan Bisa Dilanjutkan
Naik 100 Persen, Ismah Tak Berpaling dari BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Barabai

Naik 100 Persen, Ismah Tak Berpaling dari BPJS Kesehatan
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

MCS BPJS Kesehatan Sasar Bhayangkari Tapin
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Di Tengah Pandemi, Penarik Becak Asal HST Andalkan Kartu Sakti
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Operasi Jantung Senilai 200 Juta Tanpa Biaya?
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Cerita Sutinah Tentang Aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com