Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Jokowi Buka Peluang Satgas Covid-19 Tangani TBC

- Apahabar.com Selasa, 21 Juli 2020 - 14:11 WIB

Jokowi Buka Peluang Satgas Covid-19 Tangani TBC

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Instagram/jokowi

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk terlibat dalam pengentasan tuberkulosis (TBC).

Satgas tersebut nantinya tidak hanya menangani Corona saja, melainkan juga mengendalikan TBC.

Hal itu tersebut dikatakan Jokowi dalam rapat terbatas percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/7).

“Kita sudah memiliki model untuk covid yaitu pelacakan secara agresif untuk menemukan di mana mereka, harus dilakukan. Ini mungkin kita nebeng covid ini kita juga lacak yang TBC,” kata Jokowi seperti dilansir dari Okezone.com.

Menurut Jokowi ada 845.000 warga Indonesia yang menderita TBC. Namun dari jumlah itu baru sekitar 562.000 yang ternotifikasi.

“Sehingga yang belum terlaporkan masih kurang lebih 33 persen. Ini hati-hati,” katanya.

Jokowi menambahkan, layanan diagnostik maupun pengobatan TBC harus terus berlangsung. Dengan begitu para penderitanya dapat diobati hingga sembuh. Tak lupa, ia juga mengingatkan ketersediaan obat-obatannya.

“Kalau perlu memang butuh Perpres atau Permen segera terbitkan sehingga risk kita sejak awal, temukan, obati dan sembuh, itu betul-betul bisa kita laksanakan. Seperti saya kira yang kita kerjakan terhadap covid ini kita copy untuk TBC,” katanya.

Lebih lanjut, Jokowi mengucapkan pengentasan TBC harus dilakukan lintas sektor, termasuk dari sisi infrastruktur. Misalnya saja Kepala Negara menyoroti tempat tinggal atau rumah yang lembab di permukiman padat penduduk.

“Ini perlu kepadatan lingkungan ini betul-betul sangat berpengaruh terhadap penularan antar individu sehingga ini bukan hanya di Kemenkes, bukan hanya Kemensos, tapi juga Kementerian PUPR juga harus dilibatkan di dalam pengurangan TBC ini,” kata Jokowi.(Okz)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemerintah Upayakan Jemput 78 WNI di Kapal Diamond Princess
apahabar.com

Nasional

Akhir 2020, Jokowi Targetkan Indonesia Temukan Vaksin Covid
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono

Nasional

Baliho Habib Rizieq Ditertibkan, Polri: Karena Melanggar Perda
apahabar.com

Nasional

Telkomsel Pamasuka Gelar Pengumuman Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik 2020
apahabar.com

Nasional

BJ Habibie, Presiden RI Pertama yang Dimakamkan di TMP Kalibata
apahabar.com

Nasional

Baru Diluncurkan, Aplikasi Ojek Online ‘Bonceng’ Diserang Hacker
apahabar.com

Nasional

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Hanya Sampai Gelombang II
apahabar.com

Nasional

Polisi: Istri Hakim PN Medan Diduga Otak Pelaku Pembunuhan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com