7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi Normal Baru

- Apahabar.com Sabtu, 4 Juli 2020 - 18:39 WIB

Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi Normal Baru

Presiden Joko Widodo. Foto-Biro Setpres

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kuliah dalam jaringan (daring) atau kuliah online sudah menjadi normal baru atau bahkan normal berikutnya (next normal).

Presiden menyampaikan hal tersebut dalam peresmian pembukaan Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) Virtual Tahun 2020.

“Saya yakin akan tumbuh normalitas-normalitas baru yang lebih inovatif dan lebih produktif,” kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan RI, Bogor, Sabtu (4/7).

Menurut Jokowi, kuliah daring yang selama ini sangat lamban dijalankan, sekarang sangat-sangat berkembang. Ia menyebut, pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran berharga bagi Indonesia, khususnya perguruan tinggi.

“Krisis telah memaksa kita untuk mengembangkan cara-cara baru, membangun norma-norma baru, serta membangun standar-standar kebaikan dan kepantasan yang baru,” ucap Jokowi.

Posisi strategis pendidikan tinggi, menurut Presiden, dalam kondisi krisis itu adalah mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencetak generasi muda yang produktif dan kompetitif yang selalu berjuang untuk kemanusiaan dan kemajuan Indonesia. Ia mengingatkan bahwa tugas mulia tersebut tidak bisa dikerjakan dengan cara biasa-biasa saja.

“Kesempatan kita sangat sempit, tidak bisa hanya dilakukan dengan rutinitas saja, tidak bisa dilakukan dengan cara biasa-biasa saja,” ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, dosen tidak bisa hanya disibukkan dengan administrasi saja. Harus ada perubahan dalam dunia pendidikan tinggi.

“Kita harus mengembangkan cara-cara baru, dan mengembangkan strategi baru yang smart short cut, yang out of the box.”

Selain mencari cara-cara baru, Kepala Negara meminta pendidikan tinggi memberikan perhatian besar pada kesehatan fisik dan kesehatan mental mahasiswa.

Ia mengingatkan bahwa para pendidik adalah orang tua mahasiswa yang bertanggung jawab untuk masa depan mereka dan sekaligus masa depan Indonesia.

“Membangun karakter mahasiswa yang hati dan pikirannya merah putih untuk Indonesia, yang berakhlak mulia, yang bermental baja, dan memegang teguh Pancasila,” kata Jokowi.

Suasana kampus harus memperkukuh rasa kebangsaan dan menghargai kebinekaan dalam persaudaraan dan persatuan. Presiden menginginkan terbentuknya mental mahasiswa yang berintegritas tinggi dan antikorupsi serta penuh toleransi dan menghargai demokrasi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Copoti Baliho Habib Rizieq Shihab, Aparat TNI Bersitegang dengan Massa FPI
apahabar.com

Nasional

Nasib Nuril Kini Tergantung PK
apahabar.com

Nasional

Broadcast Ahok Jadi Ketua Tim Ibu Kota Baru Ditepis Pihak Istana
apahabar.com

Nasional

Polisi Selidiki Kebakaran Ruang Ketua KPU Barito Selatan
apahabar.com

Nasional

Rumor Kim Jong Un Meninggal Dunia Mengemuka
apahabar.com

Nasional

Mantan Menkominfo Tifatul Sembiring ‘Semprot’ Rektor Unila Gegara Sebut UU Cipta Kerja Bisa Disempurnakan dengan PP
apahabar.com

Nasional

Kematian Akibat Covid-19 di Prancis Capai 13.197 Orang, Terbanyak Panti Jompo
apahabar.com

Nasional

Viral; Foto Ini Ungkap ‘Prediksi’ Gus Dur pada Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com