Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Jokowi Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

- Apahabar.com Kamis, 9 Juli 2020 - 20:41 WIB

Jokowi Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Presiden Joko Widodo melihat pembangunan peningkatan jaringan reklamasi rawa di Kabupaten Pulang Pisau. Foto-Istimewa

apahabar.com, PULANG PISAU — Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan pembangunan peningkatan jaringan reklamasi rawa di Tahai Baru, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Peninjauan itu dilaksanakan Jokowi dalam perjalanan menuju lokasi pengembangan lumbung pangan nasional di Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kamis (9/7).

Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran melihat proses pembangunan dari atas jembatan kayu.

Tampak Menteri PUPR menjelaskan proses pembangunan irigasi dengan nilai anggaran kurang lebih Rp 9,8 miliar tersebut kepada Presiden Jokowi.

Proyek tersebut merupakan rehabilitasi jaringan irigasi setempat agar selalu berfungsi dengan baik dan untuk mendukung program lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah.

Setelah meninjau selama kurang lebih 15 menit, Jokowi dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi pengembangan lumbung pangan nasional di Belanti Siam.

Namun, tak berapa lama, Jokowi kembali menghentikan perjalanannya dan turun di Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, untuk melihat pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi rawa Belanti I dengan luas baku 3.545 hektare.

Di lokasi tersebut, Kepala Negara juga meninjau perbandingan tiga lahan dengan kondisi yang telah berhasil ditanam, lahan memerlukan rehabilitasi, dan lahan yang masih membutuhkan proses clearing.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalteng

Penyebaran Covid-19 di Kapuas Meningkat, Bupati Larang Sekolah Tatap Muka
Covid-19 Kapuas

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: 3 Positif, 3 Sembuh

Kalteng

Kabar Duka, 5 Lagi Warga Kapuas Meninggal Gegara Covid-19
apahabar.com

Kalteng

4 Hari Positif Covid-19 di Kapuas Nihil, Gugus Tugas: Efek PSBB
apahabar.com

Kalteng

Penyerapan Dana Desa di Kapuas Kalteng Belum Capai Target
apahabar.com

Kalteng

Positif di Palangka Raya, Tiga dari Kluster Pasar
apahabar.com

Kalteng

PSBB Kapuas Jilid II, Pelaku Usaha Alat Listrik ‘Galau’

Kalteng

DPRD Palangka Raya Gelar Rapat Virtual, Empat Raperda Segera Dibahas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com