Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Jokowi Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

- Apahabar.com Kamis, 9 Juli 2020 - 20:41 WIB

Jokowi Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Presiden Joko Widodo melihat pembangunan peningkatan jaringan reklamasi rawa di Kabupaten Pulang Pisau. Foto-Istimewa

apahabar.com, PULANG PISAU — Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan pembangunan peningkatan jaringan reklamasi rawa di Tahai Baru, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Peninjauan itu dilaksanakan Jokowi dalam perjalanan menuju lokasi pengembangan lumbung pangan nasional di Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kamis (9/7).

Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran melihat proses pembangunan dari atas jembatan kayu.

Tampak Menteri PUPR menjelaskan proses pembangunan irigasi dengan nilai anggaran kurang lebih Rp 9,8 miliar tersebut kepada Presiden Jokowi.

Proyek tersebut merupakan rehabilitasi jaringan irigasi setempat agar selalu berfungsi dengan baik dan untuk mendukung program lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah.

Setelah meninjau selama kurang lebih 15 menit, Jokowi dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi pengembangan lumbung pangan nasional di Belanti Siam.

Namun, tak berapa lama, Jokowi kembali menghentikan perjalanannya dan turun di Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, untuk melihat pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi rawa Belanti I dengan luas baku 3.545 hektare.

Di lokasi tersebut, Kepala Negara juga meninjau perbandingan tiga lahan dengan kondisi yang telah berhasil ditanam, lahan memerlukan rehabilitasi, dan lahan yang masih membutuhkan proses clearing.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Deg-Degan, 92 Tenaga Medis RSUD Muara Teweh Menunggu Hasil Rapid Test
apahabar.com

Kalteng

Palangka Raya Menuju Kota Layak Anak
apahabar.com

Kalteng

Lagi Asik Nikmati Sabu, Warga Jalan Tendean Kapuas Kalteng Digerebek Polisi
apahabar.com

Kalteng

Gugas Covid-19 Kapuas Godok Regulasi New Normal
apahabar.com

Kalteng

Satpam BOSF Pulau Kaja Tewas, Diduga Disambar Petir
apahabar.com

Kalteng

Covid-19 Bertambah, Wali Kota Palangka Raya Minta Warga Tak Panik
apahabar.com

Kalteng

Mentan Kembali Kunjungi Lokasi Penanaman Padi Perdana Food Estate di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65, Polda Kalteng Luncurkan Aplikasi TACS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com