ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Jumat, 3 Juli 2020 - 16:52 WIB

Kades Jirak Ditembak Mati, Tabalong Siapkan Pengganti

Reporter: Ahc25 - apahabar.com

Petugas Inafis melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan. Foto-Ist

Petugas Inafis melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan. Foto-Ist

apahabar.com, TANJUNG – Sepeninggal mendiang Suriansyah yang tewas ditembak mati bekas bawahannya sendiri, Desa Jirak hingga kini belum mempunyai pemimpin.

Agar roda pemerintahan desa bisa terus bergulir, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tabalong akan segera menempatkan seorang pelaksana tugas (Plt).

Kadis DPMPD Kabupaten Tabalong, Arianto, mengatakan Plt yang disiapkan adalah aparatur sipil negara (ASN).

Baik dari kecamatan ataupun kabupaten. Yang jelas dia mempunyai kompetensi itu dan ditunjuk oleh Bupati.

Plt ini, kata dia, nantinya mempersiapkan pemilihan kepala desa pengganti antar waktu (PAW).

Karena antar-waktu maka pemilihannya melalui musyawarah mufakat yang melibatkan seluruh wakil kelompok desa.

Wakil kelompok desa yang dimaksud seperti, wakil pemuda, penyandang disabilitas, tokoh agama, tokoh masyarakat, perempuan, tokoh ada dan lainnya.

Kenapa tidak dilakukan pemilihan melibatkan semua warga yang ada hak pilihnya?

Menurutnya itu sudah mengacu aturan. Jika ada kades yang meninggal atau berhalangan sebelum masa berakhir tugasnya.

Baca juga :  Pub Jadi Diskotik di Banjarmasin, Ibnu Sina: Tindak Segera

“Kalau aturan itu kita ikuti setidaknya tidak ada peluang untuk menggugat secara Pengadilan Tinggi Tata Usaha (PTUN), ini untuk mengantisipasi kalau saat pemilihan normal ada yang kalah dan menggugatnya,” kata Arianto, Jumat (3/7).

“Semua orang boleh mencalonkan diri sebagai Kades sepanjang memenuhi syarat, tidak mesti warga Jirak. Tapi tentu dibatasi jumlah yang akan dipilih secara musyawarah itu, ” imbuhnya.

Sebelumnya, polisi mengancam HR (33), pelaku pembunuhan Suriansyah, dengan pasal pembunuhan berencana.

“Ya, kami masih kaji itu, pasal 340 subsider 338. Kita masih mendalami perencanaannya, mengingat kejadian atau latar belakang motifnya sakit hati,” jelas Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasatreskrim Polres Tabalong Iptu Matnur kepada apahabar.com.

Polisi disebut telah memiliki bukti-bukti kalau tersangka telah merencanakan aksi penembakan.

Berdasarkan pasal 340 KUHP, ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun penjara menanti tersangka.

Dari pendalaman polisi, HR diketahui pernah menjabat kepala seksi pembangunan di Kantor Desa Jirak.

Baca juga :  Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi

“Tersangka merasa sakit hati dan dendam terhadap korban karena telah diberhentikan dalam pekerjaan,” jelasnya terkait motif pembunuhan.

Diberhentikan sebagai aparat desa, selama 3 bulan tersangka berusaha melupakan sembari mencari pekerjaan lain.

“Tetapi karena tidak¬†ada pekerjaaan dan selalu melihat korban timbul sakit hati,” jelasnya.

Menggunakan senapan angin pelaku melampiaskan rasa sakit hatinya kepada korban pada Rabu (25/6) malam di jembatan Desa Ampukung Kecamatan Kelua.

“Korban diadang dan ditembak menggunakan senapan angin. Senapan angin dibawa dengan dibungkus sarung,” jelas dia.

Akibat tembakan jarak dekat itu, korban Suriansyah tewas di tempat kejadian dengan luka di bagian dada kiri dan lengan tangan kiri.

Dipimpin Iptu Matnur, dan Polsek Kelua, polisi berhasil menangkap tersangka di kediaman orang tuanya, RT 05, Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Tabalong, sekitar pukul 24.00, Kamis (26/6).

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Gang Sederhana, DPRD Banjarmasin Kawal Pengadaan Hidran dan Drainase
apahabar.com

Kalsel

Api Lumat 3 Bangunan di Kelurahan Sekumpul, Kerugian Ditaksir Rp 395 Juta 
apahabar.com

Kalsel

Hasil Tracking Masih Dominasi Pengungkapan Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pemenang Lomba Keluarga Sejahtera Diberi Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

DPRD Kalsel Siap Paripurna di Tengah Covid-19, Ini Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Sambut Pemindahan Ibu Kota, Ratusan Tukang di Batola Disertifikasi
apahabar.com

Kalsel

Soal Temuan ‘Indonesia Barokah’ di Kalsel; dari Demokrasi hingga 23 Dubes Uni Eropa
apahabar.com

Kalsel

Detik-Detik Penangkapan Pria di Banjarbaru, Kejar Polisi dan TNI dengan Golok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com