H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini Dear Korban Banjir Kalsel, Posko untuk Gugat Gubernur Sahbirin Segera Dibuka!

Kai Api, Salah Satu Ikon Wisata Kalsel Berpulang

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 10:09 WIB

Kai Api, Salah Satu Ikon Wisata Kalsel Berpulang

Jenazah Kai Api dimakamkan di Pematang, Gambut, Kabupaten Banjar. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kabar duka menyelimuti warga Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin.

Itu setelah sosok Muhammad Arsyad atau lebih dikenal dengan sebutan Kakek (Kai) Api wafat pada usia 81 tahun.

Ayah 10 orang anak ini mengembuskan nafas terakhir di RSUD Moch. Ansari Saleh, Banjarmasin pada Kamis (16/7) pukul 00.30.

Setelah disalatkan di RSUD Moch. Ansari Saleh, jenazahnya kemudian dimakamkan di alkah keluarga yang berlokasi di Pematang, Gambut, Kabupaten Banjar.

“Iya benar, Ayah wafat pukul 00.30 Wita dan dikuburkan di Alkah keluarga di Gambut,” ujar Supian anak kedelapan Muhammad Arsyad.

Kepergian sosok pria bertubuh kekar yang sering menghibur masyarakat dengan menyuguhkan atraksi memainkan bola api itu meninggalkan duka mendalam bagi sebagian warga Banjarmasin.

Salah satunya Zulfaisal Putera. Tokoh seniman dan budayawan ini mengaku punya hubungan yang dekat dengan Kai Api.

Zul yang dulunya menjabat sebagai Kabid kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin memiliki pengalaman selama tiga tahun mengawal mendiang Kai Api mengikuti event kebudayaan Pemkot Banjarmasin di luar daerah.

“Mendiang dulunya adalah atlet maraton tingkat Asia. Kemudian pada masa tuanya beliau menghabiskan waktunya untuk permainan api,” ucapnya.

Pada hari-hari biasanya, Kai Api tidak sering terlihat bersepeda di jalan dengan gaya nyentriknya. Terutama setiap akhir pekan. Kai Api biasanya menggelar atraksi dengan menggunakan api.

“Banjarmasin kehilangan ikon pariwisata,” tambahnya lagi.

Terkait hal itu, Pemkot Banjarmasin berkomitmen akan memberikan perhatian khusus kepada keluarga mendiang, mengingat Kai Api sangat berjasa membantu tumbuhnya geliat pariwisata Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin.

“Kita sudah ada komunikasi dengan Wali Kota Ibnu Sina. Insyaallah akan ada perhatian khusus dari Pemkot,” pungkasnya.

Semenjak adanya wabah virus corona, sosok Kai Api memang sudah jarang terlihat. Hal ini dikarenakan adanya pembatasan aktivitas sosial masyarakat dan penutupan tempat-tempat umum, seperti siring dan RTH.

Kemudian selama sepekan terakhir, ia dikabarkan terbaring sakit, hingga akhirnya pada Jumat (10/7) Kai Api dilarikan ke RSUD Moch. Ansari Saleh dan dirawat di ruang ICU.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sejuta Bakul Purun, Hari Ini Ribuan Disebar di 5 Pasar Tradisional
Natal

Kalsel

Di Tengah Pandemi, Penjualan Pohon Natal di Banjarmasin Justru Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Kisah Seorang Kakek di Barabai, Titip Nyawa di Selembar Kartu
apahabar.com

Kalsel

Anggota DPRD Kalsel Tak Temui Massa Aksi Kecam Presiden Prancis
Api

Kalsel

BREAKING NEWS: Menjelang Siang, Api ‘Lahap’ Rumah Tunggal di Berangas Alalak
apahabar.com

Kalsel

Peduli Sesama, IMO Kalseltengbar Gelar Donor Darah dan Bagi Parcel
PHPU

Kalsel

Usai Pilkada Muncul PHPU ke MK, Bawaslu Kalsel Siapkan Tim Khusus
apahabar.com

Kalsel

Penghina Guru Sekumpul Hadapi Sidang Vonis Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com