Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Kalteng Masih Memakai Istilah Lama Covid

- Apahabar.com Rabu, 15 Juli 2020 - 15:27 WIB

Kalteng Masih Memakai Istilah Lama Covid

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, dr Suyuti Syamsul. Foto-istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA —Menteri Kesehatan ( Menkes), dr Terawan Agus Putranto menerbitkan keputusan terbaru nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian corona virus disease atau Covid-19.

Dengan mengubah istilah Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif virus corona dengan penyebutan baru.

Definisi operasional kasus Covid-19 yaitu kasus suspek, kasus probable, kasus konfirmasi, kontak erat, pelaku perjalanan, discarded, selesai Isolasi dan kematian.

Untuk kasus suspek, kasus probable, kasus konfirmasi dan kontak erat. Istilah yang digunakan pada pedoman sebelumnya adalah ODP, PDP dan Orang Tanpa Gejala (OTG)

Bagaimana dengan pengubahan istilah di Kalimantan Tengah?

Menurut, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah dr Suyuti Syamsul, mengubah istilah harus dimulai dari kabupaten/kota. Dalam hal ini provinsi akan mengkompilasi laporan kabupaten/kota.

“Kami belum menetapkan jadwalnya kapan, karena menunggu saja kesiapan kabupaten dan kota,” kata Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Tengah ini, Rabu (15/7).

Oleh sebab itu, tidak bisa sertamerta langsung berganti istilah begitu saja, karena gugus tugas masing-masing di seluruh kabupaten/kota juga masih mempelajari dan mencocokkan data.

Makanya, tidak ada tenggat waktu yang diberikan, karena menunggu kesiapan kabupaten/kota untuk bisa menyesuaikan. Sebab setiap perubahan akan membuat pelaksana di lapangan mempelajari ulang dan menyesuaikan data.

“Kalteng masih menggunakan terminologi lama seperti OTG, ODP, PDP dan seterusnya. Istilah baru masih kami pelajari untuk selanjutnya akan dilakukan pencocokan data lama dengan istilah baru,” imbuhnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: AHC23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

RSDS Palangka Raya Sukses Ujicoba Pengambilan Plasma Konvalesen Penyintas Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Gerakan Mesin Partai, DPC Partai Demokrat Kapuas Gelar Rapat Pleno
apahabar.com

Kalteng

Di Tengah Pandemi, Kapuas Kalteng Berpeluang Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka
apahabar.com

Kalteng

Ditegur Istri Saat Pesta Miras, 4 Warga Kapuas Digaruk Satpol PP
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 di Kapuas: Sembuh 5 Orang
apahabar.com

Kalteng

DLH Kapuas Sosialisasikan Pencegahan Karhuta
apahabar.com

Kalteng

Polisi Kalteng Obrak-abrik Pabrik Arak di Kobar
apahabar.com

Kalteng

Ulama Kapuas Apresiasi Kinerja Satgas Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com