Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Kasus Covid-19 Kalsel Diatensi Presiden Lagi

- Apahabar.com Senin, 13 Juli 2020 - 14:43 WIB

Kasus Covid-19 Kalsel Diatensi Presiden Lagi

Presiden Joko Widodo. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pelaksanaan pelacakan, pengujian sampel dan juga perawatan pasien Covid-19 semakin masif dilakukan.

Hal tersebut khususnya dilakukan di delapan provinsi, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Papua.

“Tetap ada konsen kita untuk memasifkan 3T testing, tracing, dan treatment dengan prioritas saya minta ini diberikan prioritas khusus untuk yang testing tracing dan treatment ini di delapan provinsi, yaitu Jatim, DKI Jakarta, Jabar, Sulsel, Kalsel, Jateng, Sumut, dan Papua,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, dilansir Republika.co.id, Senin (13/7).

Selain itu, Jokowi juga meminta agar tes PCR semakin diperbanyak serta menambah jumlah laboratorium di berbagai daerah.

Ia berharap, jumlah mobile lab PCR juga semakin ditingkatkan hingga mencapai target yang ditetapkan, yakni 30 ribu unit.

Penelusuran terhadap pasien ODP maupun PDP pun juga harus semakin ditingkatkan sehingga isolasi mandiri dan perawatan lainnya segera dijalankan untuk memutus rantai penularan.

Jokowi juga meminta agar seluruh kebutuhan rumah sakit di delapan provinsi yang diprioritaskan tadi agar segera dipenuhi.

Jika rumah sakit di sejumlah provinsi tersebut memang kekurangan fasilitas kesehatan, Jokowi meminta agar Kementerian Kesehatan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk menyelesaikannya.

“Dan treatment ini peningkatan fasilitas kesehatan rumah sakit khususnya bed, APD, obat-obatan, ventilator, dan kamar isolasi yang ini juga masih memerlukan tambahan-tambahan untuk provinsi-provinsi yang tadi saya sebut,” ujar Jokowi.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

867 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh, 644 Masih Dirawat
apahabar.com

Nasional

Curhat RT, Empat Tahun Jadi Budak Seks Oknum Polisi di Tapin

Nasional

Isu Potensi Gempa Megathrust, Warga Diminta Tingkatkan Literasi Agar Tidak Kagetan
apahabar.com

Nasional

Banjir Samarinda, Ratusan Ton Cadangan Pangan Disiapkan
apahabar.com

Nasional

Ancam Kebebasan Pers, Ramai-Ramai Tolak Revisi KUHP
apahabar.com

Nasional

Pemulangan Jenazah Ani Yudhoyono ke Jakarta Dipercepat Malam Ini Juga
apahabar.com

Nasional

Canberra Jadi Kota Pertama di Australia yang Bolehkan Warganya Isap Ganja
apahabar.com

Nasional

Menkominfo: Netflix Tayang di TVRI Tak Salahi Aturan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com