Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Kasus Positif Covid-19 di Kalteng Diatensi Presiden Jokowi

- Apahabar.com Kamis, 9 Juli 2020 - 22:29 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Kalteng Diatensi Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar rapat terbatas dengan seluruh kabupaten/kota di Kalteng. Foto-Istimewa.

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Presiden RI Joko Widodo memberikan atensi kepada pemerintah Provinsi Kalteng dalam penanganan kasus Covid-19.

Tercatat hingga kini, akumulasi kasus terkonfirmasi Covid-19 di sana mencapai 1.093 orang.

Meski dianggap kecil dibandingkan dengan pronvinsi lain di tanah air, tetapi harus dikendalikan dengan baik.

Seperti manajemen krisis tidak dilakukan dengan tegas dan rakyat tidak diajak bekerjasama menyelesaikan.

“Hati-hati angka bisa bertambah banyak. Ini jangan dianggap enteng, bisa menyebar kemana-mana. Hati-hati angka 1.093 harus stop jangan sampai ada tambahan lagi,” kata Presiden Jokowi saat rapat terbatas secara virtual dengan seluruh kepala daerah di Kalteng, Kamis (9/7).

Dalam kesempatan itu kepala negara sangat menghargai di Kalteng telah melakukan tes masif.

Tapi tekannya, pelacakan agresif juga harus dilakukan.

Sebab menurutnya, sebaran Covid-19 di seluruh Indonesia, sangat tergantung daerah untuk bisa mengendalikan.

“Lakukan tiga hal ini, tes masif, pelacakan agresif dan isolasi yang ketat,” tegasnya.

Sedangkan tugas masyarakat, hendaknya selalu memakai masker kemanapun, jaga jarak dimanapun dan menghindari kerumunan.

Tak lupa presiden mengingatkan, agar
gubernur, wali kota dan bupati, jika ingin memutuskan kebijakan harus berpegang kepada data sains dan selalu minta saran para pakar.

Jika ancaman Covid-19 mulai menurun, presiden juga minta agar hati-hati kalau ingin memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal.

“Ada pra kondisi, waktunya kapan tidak langsung masuk new normal. Prioritas mana yang didahulukan. Tidak semua langsung dibuka. Dipilih yang memiliki resiko rendah terlebih dulu. Hati-Hati jika ingin membuka sekolah,” pesannya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Resmi Dikukuhkan, Apkasindo Kapuas Harus Cek Nasib Petani Plasma di Perusahaan
apahabar.com

Kalteng

HUT TNI ke-75, Kapolsek Mantangai Beri Kejutan Kue Ultah pada Danramil 1011-08
apahabar.com

Kalteng

Tahun Ajaran Baru, PGRI Kapuas Dukung Belajar dari Rumah
Nilai Aset Pemprov Kalteng Capai Rp12 Triliun Lebih

Kalteng

Nilai Aset Pemprov Kalteng Capai Rp12 Triliun Lebih
apahabar.com

Kalteng

Dewan Pertanyakan Kembali Fungsional AKAP Jingah
Abon Ikan

Kalteng

Emak-Emak di Kapuas Kuala Kalteng Dilatih Membuat Abon Ikan
apahabar.com

Kalteng

Tiga Remaja Diamankan Satpol PP di Taman Askari Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Polisi Selidiki Kasus Pekerja Tewas Kesetrum di Kabel Menara Sutet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com