ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Ekbis

Selasa, 7 Juli 2020 - 11:22 WIB

Kegiatan Ekonomi Meningkat, IHSG Diprediksi Menguat

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi-Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Foto-Antara/Dhemas Reviyanto/pras.

Ilustrasi-Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Foto-Antara/Dhemas Reviyanto/pras.

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, diprediksi menguat seiring meningkatnya kegiatan ekonomi.

IHSG dibuka menguat 17,53 poin atau 0,35 persen ke posisi 5.006,39. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,15 poin atau 0,54 persen menjadi 779,45.

“Rilis data Purchasing Manager Index atau PMI Services AS dan tenaga kerja AS yang memberikan indikasi peningkatan aktivitas ekonomi, diperkirakan akan menjadi sentimen positif bagi IHSG hari ini,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam laporannya di Jakarta, Selasa (7/7).

Baca juga :  Triwulan II, Intip Utang Luar Negeri Indonesia

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia periode Juni 2020.

Diperlonggarnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang memicu kembalinya aktivitas produksi di beberapa sektor diperkirakan akan meningkatkan cadangan devisa Indonesia pada bulan lalu.

Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak menguat dan kembali menguji resisten pada kisaran 5.000-5.020 pada perdagangan hari ini.

Baca juga :  Triwulan II, Intip Utang Luar Negeri Indonesia

Pelaku pasar disarankan sebaiknya tetap waspada karena aksi jual investor asing yang mencapai Rp1,5 triliun dalam sepekan terakhir diperkirakan masih akan menekan pergerakan IHSG hari ini.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 163,54 poin atau 0,72 persen ke 22.550,9, indeks Hang Seng turun 119,56 poin atau 0,45 persen ke 26.219,6, dan Indeks Straits Times menguat 4,02 atau 0,15 ke 2.685,59.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

HIPO Internasional Lantik Dewan Pengurus di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Penumpang Garuda Bisa Nginap Hemat di Hotel Aston Banua
apahabar.com

Ekbis

Bulog Serap Lebih Banyak Beras Medium
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Turun Tajam Pasca-Risalah the Fed
apahabar.com

Ekbis

Seiring Pencairan Gaji Ke-13, IHSG Awal Pekan Menguat
apahabar.com

Ekbis

Covid-19 Pukul Sektor Udara, Lion Air Pangkas Ribuan Karyawan
apahabar.com

Ekbis

Kembali Naik, Harga Emas Antam Jadi Rp 851.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Siap-siap, Jutaan Nasabah BRI Berpeluang Terima Bantuan Rp2,4 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com