Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu

Kemajuan Penelitian Vaksin Covid-19, Picu Rupiah Menguat

- Apahabar.com Selasa, 21 Juli 2020 - 11:13 WIB

Kemajuan Penelitian Vaksin Covid-19, Picu Rupiah Menguat

Ilustrasi - Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (21/7) pagi menguat dipicu kemajuan penelitian vaksin Covid-19.

Pada pukul 09.43 WIB, rupiah menguat 53 poin atau 0,36 persen menjadi Rp14.732 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.785 per dolar AS.

“Sentimen positif terlihat kembali masuk ke pasar keuangan pagi ini setelah semalam muncul laporan kemajuan penelitian vaksin Covid-19 kerja sama antara perusahaan biofarmasi Eropa Astrazeneca dan Universitas Oxford Inggris di mana vaksin ini mampu memproduksi imunitas dan aman dalam masa pengujiannya,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa.

Kabar baik tersebut, lanjut Ariston, mengurangi kekhawatiran pasar terhadap terus meningkatnya penularan Covid-19 di dunia yang bisa menghambat pemulihan ekonomi global.

Pagi ini, mata uang regional terlihat menguat terhadap dolar AS. Indeks saham Asia juga terlihat positif.

“Rupiah pun berpotensi menguat terhadap dolar AS dengan potensi penguatan ke arah RP 14.850,” ujar Ariston.

Pada Senin (20/7) lalu, rupiah ditutup melemah 82 poin atau 0,56 persen menjadi Rp 14.785 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.703 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rusia Siap Bangun PLTN Pertama RI di Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Pelatihan Online, UMKM Tetap Produktif di Tengah Covid-19
apahabarcom

Ekbis

Trump Effect, IHSG Diprediksi Berlanjut Melemah
Bea Materai

Ekbis

Ketentuan Bea Materai Rp10 Ribu Berlaku per 1 Januari 2021
apahabar.com

Ekbis

Kini, Warga Kalsel Bisa Bayar Pajak Kendaraan Malam Hari
apahabar.com

Ekbis

Kondisi Ekonomi Konsumen Kalsel Triwulan III 2019 Memburuk
apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Rupiah Diperkirakan Masih Tertekan
apahabar.com

Ekbis

Berkah Pedagang Kurma Jelang Ramadhan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com