Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Keroyok dan Tabrak Korbannya, 3 Pemuda di Kapuas Batal Berlebaran

- Apahabar.com Jumat, 31 Juli 2020 - 15:17 WIB

Keroyok dan Tabrak Korbannya, 3 Pemuda di Kapuas Batal Berlebaran

Tiga pengeroyok seorang pria di Jalan Sumatera Kuala Kapuas hanya bisa menyesali perbuatannya saat di Mapolsek Selat, Kapuas. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Tiga pemuda batal berlebaran setelah mengeroyok seorang warga Desa Basungkai, Basarang, Kabupaten Kapuas.

Korban berinisial AM (31) sampai dibuat luka-luka di bagian wajah oleh para pelaku.

Aksi pengeroyokan itu terjadi pada Rabu (29/7) malam di Jalan Sumatera Kuala Kapuas.

Akibat aksi brutalnya, masing-masing berinisial SN (22), ND (27), dan AN (20) dijebloskan ke jeruji besi Polsek Selat tanpa bisa mengikuti lebaran Iduladha 1441 hijriah.

“Satu lagi tersangka yang masih dalam pencarian kami berinisial F. Semua tersangka ini warga Desa Mintin, Kabupaten Pulang Pisau,” jelas Kapolsek Selat AKP Christian Maruli Tua Siregar kepada apahabar.com, Jumat (31/7) siang.

Kronologi pengeroyokan bermula saat korban datang ke indekosnya, Jalan Sumatera, Gang IX, Kuala Kapuas.

“Jadi, korban datang ke kosnya membawa knalpot motor, cuma karena knalpotnya panas lalu dijatuhkan korban,” terang kapolsek.

Pada saat itu, lanjut AKP Christian, ada empat orang tersangka dan satu perempuan yang korban tidak kenal.

Diduga karena tersinggung lalu terjadi cekcok mulut antara tersangka dengan korban.

Karena banyak warga sekitar, korban pun berjalan keluar menuju depan gang yang diikuti juga oleh keempat tersangka.

Sesampainya korban di depan gang, tiba-tiba tersangka A memukul korban dari samping kemudian tangan korban dipegangi dua orang tersangka lainnya.

“Tersangka A lalu memukul korban berkali-kali dengan tangan kosong. Kemudian ada juga yang menabrak korban dari arah belakang menggunakan sepeda motor. Lalu ada warga datang dan para tersangka pun pergi meninggalkan korban,” jelas AKP Christian.

Atas penganiyaan secara bersama-sama tersebut korban pun mengalami luka di bibir dan memar memar di wajah.

“Korban merasa keberatan lalu melapor ke Polsek Selat dan langsung kami tindaklanjuti. Tiga orang tersangka sudah kami amankan, sedangkan satu tersangka lagi masih dalam pencarian,” kata kapolsek.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Ahc25 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kasus Positif Covid-19 di Kapuas Kembali Bertambah
apahabar.com

Kalteng

Polres Kobar Perketat Penjagaan di RS, Ada Apa?
apahabar.com

Kalteng

Polresta Palangka Raya Panen Perdana Hasil Perkebunan Sendiri
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Siap Benahi Aturan Penghambat Investasi
apahabar.com

Kalteng

Gugus Tugas: Positif Covid-19 di Palangka Raya Kalteng Masih 101 Orang
apahabar.com

Kalteng

Plt Gubernur Kalteng Kunjungi Dua Lokasi Food Estate, Begini Harapannya
apahabar.com

Kalteng

Abaikan Pajak, Hotel Swiss Belinn Terancam Dipidanakan
apahabar.com

Kalteng

Lima Kali WTP Berturut-Turut, Barito Utara Dapat Penghargaan Kementerian Keuangan RI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com