Tambah Ratusan Personel, PLN Percepat Pemulihan Listrik Terdampak Banjir Kalsel Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal

Kim Jong Un: Tak Akan Ada lagi Perang, Senjata Nuklir Hanya untuk Bertahan

- Apahabar.com Selasa, 28 Juli 2020 - 10:16 WIB

Kim Jong Un: Tak Akan Ada lagi Perang, Senjata Nuklir Hanya untuk Bertahan

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengadakan pertemuan darurat yang dihadiri oleh Politbiro Komite Sentral WPK, Dalam foto yang tidak bertanggal ini dirilis pada 25 Juli 2020 oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) di Pyongyang. Foto-Antara

apahabar.com, SEOUL – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memastikan tak akan ada lagi perang karena senjata nuklirnya hanya akan dipakai untuk menjamin keselamatan negara di masa depan.

Kantor berita resmi KCNA mengatakan Kim membuat pernyataan ketika ia merayakan ulang tahun ke 67 dari berakhirnya Perang Korea 1950-53, yang jatuh pada 27 Juli, dengan tamu undangan para veteran.

Kim mengatakan Korea Utara mengembangkan senjata nuklir untuk memenangkan “kekuatan absolut” untuk mencegah konflik bersenjata lainnya.

Kim juga menekankan sifat defensif dari program tersebut.

“Sekarang kami mampu mempertahankan diri dalam menghadapi segala bentuk tekanan intensitas tinggi dan ancaman militer dari pasukan imperialis dan musuh,” katanya.

“Berkat penangkal nuklir pertahanan diri Korea Utara yang andal dan efektif, tidak akan ada lagi perang, dan keselamatan dan masa depan negara kita akan dijamin selamanya.” ujar Kim Jong Un.

Pidato itu disampaikan di tengah pembicaraan macet yang bertujuan membongkar program nuklir dan rudal Pyongyang dengan imbalan keringanan sanksi dari Washington.

Kim dan Presiden A.S. Donald Trump bertemu untuk pertama kalinya pada tahun 2018 di Singapura, yang meningkatkan harapan terhadap negosiasi atas ancaman nuklir Korea Utara.

Namun KTT kedua mereka, pada 2019 di Vietnam, dan pertemuan tingkat kerja berikutnya berantakan.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Gelombang Ketiga Covid-19 di AS, 8 Hari Tembus 1 Juta Kasus
Gorila

Internasional

Aneh! 2 Gorila di Kebun Binatang Ini Positif Covid-19
apahabar.com

Internasional

Tingkatkan Kerja Sama Bilateral, Menteri Pertahanan Probowo Subianto Kunjungi Austria
apahabar.com

Internasional

WHO Prediksi Covid-19 Akan Berakhir dalam 2 Tahun
apahabar.com

Internasional

Perolehan Suara Electoral di Florida, Trump Unggul Sementara dari Biden
apahabar.com

Internasional

Ribuan Burung Jatuh dari Langit, Pertanda Bencana?
apahabar.com

Internasional

Penumpang Perempuan Pesawat Qatar Airways Diminta Buka Baju, Pemerintah Qatar Berang
apahabar.com

Internasional

Prancis dan Italia Diterjang Badai Mematikan: Ribuan Rumah Rusak, 2 Tewas, 30 Hilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com