ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Gaya

Minggu, 5 Juli 2020 - 06:00 WIB

Komunikasi, Kunci Hubungan Romantis dengan Pasangan

Uploader - apahabar.com

Ilustrasi sepasang kekasih. Foto-Pixabay

Ilustrasi sepasang kekasih. Foto-Pixabay

apahabar.com, JAKARTA – Suatu hubungan romantis tidak dapat terjalin tanpa komunikasi, sehingga teruslah berkomunikasi dengan pasangan Anda, menurut terapis keluarga dan pernikahan berlisensi, Elizabeth Earnshaw.

Tak harus lewat kata-kata, Anda secara tidak sadar juga berkomunikasi melalui nonverbal seperti ekspresi wajah dan bahasa tubuh, melalui nada suara, dan bahkan perilaku Anda.

Earnshaw seperti dilansir Mindbodygreen mengatakan pasangan yang tidak belajar berkomunikasi akan menghadapi masalah dalam hal keintiman, konflik, dan pertumbuhan hubungannya.

Baca juga :  Ada Manfaat Ajaib Memelihara Ikan Hias

Pahamilah dunia batin pasangan Anda dan buat mereka memahami dunia Anda demi langgengnya hubungan romatis Anda.

Ingatlah, kurangnya komunikasi dalam hubungan tidak bisa Anda abaikan terutama dalam situasi ketika Anda tidak dapat berkomunikasi dengan pasangan Anda.

Apa efeknya jika hubungan kurang komunikasi?

Ada sederet masalah yang bisa pasangan hadapi antara lain: konflik yang meningkat, perspektif negatif dari pasangan Anda, kesepian, kurangnya keintiman dan sulitnya mencapai tujuan bersama.

Baca juga :  Ramai Bersepeda, Goweser Sejati Kudu Tau Ini !

Apa tanda komunikasi Anda buruk dengan pasangan?

Earnshaw mengatakan tanda-tandanya bisa terlihat dari adanya upaya mengkritik atau meremehkan satu sama lain, perilaku defensif, agresi pasif, ada asumsi Anda tahu apa yang dipikirkan pasangan Anda.

Lalu, kurang kompromi, lebih sedikit upaya untuk terhubung satu sama lain dan berdebat tentang “fakta” di balik konflik alih-alih berfokus pada seperti apa pengalaman itu bagi masing-masing.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

7 Cara Menyiasati Agar Tak Dehidrasi Saat Puasa
apahabar.com

Gaya

Akhir Pekan Ini, Zoom Gratis Tak Dibatasi 40 Menit
apahabar.com

Gaya

Dukung PJJ, Orang Tua Harus Begini
apahabar.com

Gaya

Bioskop Buka Serentak Mulai 29 Juli, Pengelola Pastikan Taat Protokol
apahabar.com

Gaya

Demam Sepeda Lipat di Banjarmasin, Intip Kualitas Produk Lokal Ini
apahabar.com

Gaya

Berikut Puasa ala Rasulullah bagi Pasien Penyakit Jantung
apahabar.com

Gaya

Pintu Kulkas Ternyata Bukan Tempat Terbaik Menyimpan Telur, Ini Alasannya
apahabar.com

Gaya

Ada yang Baru dari Realme 6
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com