ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Hukum

Kamis, 2 Juli 2020 - 21:17 WIB

Lagi, Polisi Kotabaru Endus Dugaan Korupsi Dana Desa

Reporter: Masduki - apahabar.com

Kanit Tipikor Polres Kotabaru, Prayuda Bima Wibawa saat memimpin pemeriksaan terkait dugaan penyelewengan DD di Kantor Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu. Foto-Bima for apahabar.com

Kanit Tipikor Polres Kotabaru, Prayuda Bima Wibawa saat memimpin pemeriksaan terkait dugaan penyelewengan DD di Kantor Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu. Foto-Bima for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Aroma korupsi dana desa (DD) kembali menyeruak di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Salah satu desa yang diduga bermasalah itu ada di Kelumpang Hulu, sebuah kecamatan sekira 119 kilometer dari pusat Kotabaru.

Dari penyelisikan media ini, sejumlah penyidik dari Unit Tindak Pidana Korupsi, Satuan Reserse Kriminal, Polres Kotabaru diturunkan untuk menggelar penyelidikan di sana, Sabtu (30/6) lalu.

Berdasarkan informasi, salah satu warga setempat menyebut perkara rasuah dilakukan oleh oknum kepala desa atas proyek pembangunan sarana air bersih, yang menggunakan DD anggaran tahun 2019.

Baca juga :  Polisi Dalami Kasus Guru Silat Cabul di HSU

Proyek sarana air bersih itu berada di Simpang Laburan, RT 10, Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu.

Sampai hari ini, proyek satu tahun silam itu tak kunjung bisa difungsikan warga setempat.

“Jadi proyek itu [diduga] tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB),” ujar salah satu warga yang enggan dimediakan namanya kepada apahabar.com.

Baca juga :  Polisi Dalami Kasus Guru Silat Cabul di HSU

Saat dikonfirmasi, Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil membenarkan pihaknya membuka penyelidikan atas dugaan itu.

“Ya. Beberapa waktu lalu tim sudah ke lapangan. Kades-nya yang bersangkutan juga sudah dipanggil untuk diperiksa,” ujar Jalil saat dikontak apahabar.com, Kamis (2/7) malam.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Dua Pelaku Diduga Pembunuh Pasutri Ditangkap di Kebun Sawit Batulicin
apahabar.com

Hukum

Diananta, Jurnalis Kalsel yang Ditahan di Kotabaru Sudah Bisa Dijenguk
apahabar.com

Hukum

Dalang Penimbunan BBM di Batola, Polisi Kantongi Tiga Nama
apahabar.com

Hukum

Antar Barang Haram, Pria Banjarmasin Disergap di Kandangan
apahabar.com

Hukum

Polisi Bekuk Pengedar Sabu di Kamar Hotel
apahabar.com

Hukum

KPK Jelaskan Kronologi Penetapan Dirut PLN Sofyan Basir Tersangka Suap PLTU Riau-1
apahabar.com

Hukum

Dua Tahun Buron, Buruh Serabutan di Kotabaru Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Polisi Tunggu Hasil Visum Remaja Gantung Diri di Pelabuhan Lama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com