Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Luhut: Bank Dunia Naikkan Peringkat Indonesia

- Apahabar.com Rabu, 1 Juli 2020 - 17:46 WIB

Luhut: Bank Dunia Naikkan Peringkat Indonesia

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto-Kemenko Kemaritiman dan Investasi via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Bank Dunia telah menaikkan peringkat Indonesia dari negara berpendapatan menengah ke bawah (lower middle income country) menjadi negara berpendapatan menengah ke atas (upper middle income country).

Menurut Luhut, dirinya cukup terkejut dengan kenaikan peringkat itu lantaran dilakukan di tengah kondisi pandemi yang memprihatinkan seperti saat ini

“Saya ingin juga sampaikan berita baik untuk kita bahwa Indonesia ini diumumkan oleh World Bank telah naik dari lower middle income country menjadi upper middle income country. Saya juga cukup kaget melihat ini, karena diumumkan pada saat seperti ini,” katanya dalam peluncuran kampanye #SemuanyaAdaDisini secara virtual, Rabu (1/7).

Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga mengatakan melepaskan diri dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle income trap jadi salah satu tantangan perekonomian Indonesia ke depan.

Ia menyebut hanya sedikit negara yang berhasil lolos dari jebakan middle income yaitu Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Oleh karena itu, Indonesia harus memperhatikan sejumlah masalah terkait dengan produktivitas, daya saing, dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Meski disebut jadi kabar baik, kenaikan peringkat Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah ke atas sudah terjadi sejak setahun belakangan.

Pada 2019 lalu Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan rata-rata pendapatan orang Indonesia per tahun atau pendapatan per kapita mencapai 3.927 dolar AS atau sekitar Rp56 juta pada tahun 2018, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3.876 dollar AS atau Rp 51,9 juta per tahun.

Kenaikan pendapatan per kapita itu mengantarkan Indonesia naik peringkat ke kelompok negara berpendapatan menengah ke atas versi Bank Dunia.

Kendati demikian butuh 23 tahun bagi Indonesia untuk naik peringkat dari negara berpendapatan menengah ke bawah menjadi negara berpendapatan menengah ke atas.

Berdasarkan klasifikasi Bank Dunia, kelas lower middle income country merupakan negara dengan pendapatan nasional bruto sekitar 996 dolar AS hingga 3.896 dolar AS per kapita.

Sementara kelas upper middle income country berpendapatan 3.896 dolar AS hingga 12.055 dolar AS per kapita.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Ekbis

Miliaran Rupiah Menguap, Imbas Pembebasan Pajak Hotel di Banjar
apahabar.com

Ekbis

Wow, Indonesia Punya Potensi Energi Terbarukan 442,4 GW
apahabar.com

Ekbis

Jakarta PSBB Lagi, DPR Ingatkan Tetap Jaga Stabilitas Sistem Keuangan
apahabar.com

Ekbis

BPH Migas Dukung Penurunan Harga Gas Industri
apahabar.com

Ekbis

Menkeu: Indonesia Belum Alami Resesi
apahabar.com

Ekbis

BI: Bandara Internasional Syamsudin Noor Buka Peluang Bisnis Baru
apahabar.com

Ekbis

2024, Konsumsi Listrik Ditarget Naik
apahabar.com

Ekbis

Biaya Kirim Barang Naik, UMKM Terancam ‘Mati Suri’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com