BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Makam Syuhada Haji di Banjarbaru Sepi, Penjaga Sampai Tak Dibayar

- Apahabar.com Jumat, 31 Juli 2020 - 11:44 WIB

Makam Syuhada Haji di Banjarbaru Sepi, Penjaga Sampai Tak Dibayar

Rasiem, sang penjaga makam Syuhada Haji, tempat bersemayamnya para korban Tragedi Colombo. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Momen Iduladha kali ini tak lantas membuat Makam Syuhada Haji dikunjungi peziarah.

Terpantau apahabar.com, makam yang dipenuhi air mata 41 tahun silam ini nihil peziarah. Penjaga makam pun sampai terbiasa untuk tak digaji.

“Belum ada lagi yang datang, kemungkinan beberapa orang biasanya datang, mungkin siang mungkin sore, tapi tidak banyak,” ungkap Penjaga Makam Syuhada Haji, Rasiem.

Kalaupun ada yang datang bisa dihitung jari. Kisaran satu hingga tiga orang.

Itu hanya terlihat saat H-1 Iduladha atau tepatnya Kamis (31/7) kemarin.

“Saat Iduladha ini mendingan daripada Idulfitri kemarin, hanya 2 orang saja,” jelasnya.

Rasiem tak menampik jika Covid-19 menjadi faktor penurunan jumlah peziarah ke makam tempat bersemayamnya para korban tragedi Colombo 1978.

“Iya sejak Covid-19 ini turun benar, sebelum Covid-19 masih sering orang datang, ada dari keluarganya ada juga masyarakat sekitar yang berdoa dan memberi bunga saat hajatnya kabul,” terangnya.

Seperti diketahui, masyarakat sekitar makam Syuhada Haji masih mempercayai ihwal terkabulnya hajat atau keinginan jika mendoakan yang syahid.

“Kebanyakan memang terkabul, yang penting niatnya memang untuk mendoakan, meskipun mereka bukan keluarganya,” tambah Rasiem.

Dampak Covid-19 tak hanya memengaruhi kunjungan peziarah, namun juga penghasilan sang penjaga makam.

Saat ini Rasiem tak lagi menerima upah. Alasannya tak lagi ditanggung Dinas Sosial. Sejatinya makam Syuhada Haji memang milik swasta.

“Tahun ini tak terima gaji lagi saya, kemarin dikasih tau kalau mau udah ya gak apa, mau lanjut ya gak apa. Saya sudah nyaman dan terbiasa di sini, jadi tetap saya bersihkan walaupun tidak diberi upah,” bebernya.

Menghabiskan waktu berpuluh-puluh tahun menjaga dan membersihkan makam, Rasiem rela melanjutkan perkerjaannya itu meski tak digaji.

“Sudah nyaman kok biasa bersih bersih di sini, gak enak rasanya kalau gak bersih, gak apa apa. Saya juga ada jualan nasi depan rumah, ya gara gara pandemi ini juga pembeli jarang ada,” curhatnya.

Sebagai informasi, makam Syuhada Haji adalah pemakaman bagi para jemaah haji yang meninggal karena jatuhnya pesawat yang mengangkut 249 jemaah haji asal Kalsel pada November, 1978 silam.

Kejadian 41 tahun silam itu dikenal dengan Tragedi Colombo, nama lokasi jatuhnya pesawat di sekitar ibu kota Sri Lanka.

Kabarnya dari 249 jemaah itu, 175 jemaah tewas sedang sisanya selamat.

Sedangkan di makam Pahlawan, yang lokasinya hanya sejauh lemparan batu dari makam Syuhada Haji, tampak didatangi beberapa peziarah.

“Iya tadi mendoakan orang tua,” ujar perempuan yang akrab dipanggil Mama Bani ini.

Di momen lebaran ini, berzirah ke makam orang tua menjadi kewajibannya. Kali ini waktunya juga pas.

“Dulu kadang gak sempat, ini pas ada waktunya karena work from home,” tutupnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sukseskan Program Kapolda Kalsel, Kapolres HSU Turun Langsung Bagikan Masker
apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 Banjarmasin: Positif 32, ODP Jadi 527 Orang
apahabar.com

Kalsel

PSBB Jilid II Hari Ke-4, Masih Banyak Ditemukan Pelanggaran
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Peduli, Pasukan Oranye Terima Bantuan
apahabar.com

Kalsel

“Hutan segala Rindu”, Sebuah Napas Bagi He Benyamine
apahabar.com

Kalsel

Permintaan Darah Meningkat di Masa Pandemi, Kodim 1008 Tanjung Gelar Donor Darah
apahabar.com

Kalsel

ASN Wajib ke Ibu Kota Baru, Menpan-RB: Tak Mau, Silakan Mundur
Peribadatan Umat Katolik di Gereja se Kalsel Ikut Ditiadakan

Kalsel

Peribadatan Umat Katolik di Gereja se Kalsel Ikut Ditiadakan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com