Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Malaysia Akan Kembali Terapkan Lockdown

- Apahabar.com Minggu, 26 Juli 2020 - 19:33 WIB

Malaysia Akan Kembali Terapkan Lockdown

Ilustrasi - Malaysia memperpanjang penguncian wilayah atau lockdown selama dua pekan hingga 28 April 2020 untuk menekan penyebaran virus corona. Foto-AP Photo/Vincent Thian via CNN Indonesia

apahabar.com, KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia mengatakan siap untuk kembali menerapkan karantina wilayah (lockdown).

Hal itu akan dilakukan jika kasus baru Covid-19 melebihi seratus per hari.

“Jika (kasus baru Covid-19) mencapai tiga digit, kami tidak punya pilihan selain memperkenalkan kembali MCO (Movement Control Order) dan kami akan melihat,” kata Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob pada Minggu (26/7), dikutip laman the Sraits Times.

Dia tak menampik bahwa penerapan kembali MCO akan menyulitkan kegiatan masyarakat, termasuk mereka yang ingin bekerja. “Tapi langkah ini harus diambil,” ujarnya.

Ismail berpendapat meningkatnya kasus baru Covid-19 di negaranya terjadi karena adanya faktor kepuasan masyarakat.

“Ini karena publik sudah lupa apa yang perlu dilakukan ketika kita meringankan prosedur operasi standar dan jumlah kasus mulai meningkat lagi,” ucapnya.

Pada Sabtu (25/7) lalu, Malaysia melaporkan 23 kasus baru Covid-19. Jumlahnya meningkat dua kasus dibandingkan hari sebelumnya. Sementara pada Kamis (23/7), Malaysia hanya mencatatkan sembilan kasus baru. Pada Rabu (22/7) jumlahnya lebih besar yakni mencapai 16 kasus.

Malaysia mulai menerapkan MCO di sebagian besar wilayahnya pada 18 Maret. MCO berlangsung selama 3 bulan. Saat MCO diberlakukan, warga diizinkan keluar rumah jika memiliki keperluan penting atau mendesak, seperti berobat dan berbelanja kebutuhan logistik.

Mereka yang bekerja di sektor-sektor penting, terutama kesehatan, juga diperkenankan meninggalkan rumah. Pada 4 Mei, beberapa bisnis diizinkan beroperasi kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kemudian pada 10 Juni, hampi seluruh sektor, termasuk pendidikan dan agama, diperkenankan melanjutkan kembali kegiatannya secara bertahap. Pemerintah pun mengizinkan perjalanan antara 13 negara bagian.

Saat berita ini ditulis, kasus Covid-19 di Malaysia mencapai 8.884 dengan 123 kematian.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres AS 2020, Pidato Joe Biden: Kita Akan Menang!
apahabar.com

Internasional

Sinopharm Targetkan Produksi 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19
apahabar.com

Internasional

Arab Saudi akan Gelar Acara Olahraga Internasional Pertama
Vaksinasi Covid-19

Internasional

Moskow Vaksinasi Covid-19 Massal Pertama, Target Kalangan Paling Berisiko
apahabar.com

Internasional

Menlu AS Pompeo Yakinkan Masyarakat Indonesia Dapat Lalui Pandemi Covid-19 Bersama-sama
apahabar.com

Internasional

Belajar dari Ledakan di Lebanon, Mengapa ‘Bahan Pupuk’ Ini Bisa Begitu Berbahaya
apahabar.com

Internasional

Penjelasan WHO, Virus Corona Dapat Menyebar di Udara
WHO

Internasional

WHO Akhirnya Beri Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com