Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Manfaat Saling Memberi Nasihat Sesama Muslim

- Apahabar.com Senin, 6 Juli 2020 - 06:15 WIB

Manfaat Saling Memberi Nasihat Sesama Muslim

Ilustrasi saling memberi nasihat. Foto-Dok. About Islam

apahabar.com, JAKARTA – Salah satu pesan Rasulullah SAW dalam dakwah saat Haji Wada adalah saling menasihati sesama Muslim. Nasihat dipesankan Rasulullah agar ketakwaan dan ketaatan kepada Allah terus meningkat.

“Memberikan nasihat agar menjadikan kita semua tetap dalam ketakwaan dan taat kepada Allah SWT,” kata Ustazah Lilis Yulistiawati, pendiri Pesantren Tahfizh Mutiara Darul Qur’an, saat menyampaikan tausiyah virtualnya seperti dilansir dari khazanah.republika.co.id, Sabtu (4/7).

Sebagai seorang yang beriman kepada Allah dan Rasulullah Muhammad, ketakwaan dan ketaatan harus di atas segalanya. Apalagi hal itu sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabiyullah Ibrahim dan teladan semua umat Muslim yakni baginda Rasulullah SAW.

“Saling memberikan nasihat agar kita senatiasa mentaati Allah SWT,” katanya.

Di dalam Alquran surah Al Maidah ayat 45 Allah SWT telah menegaskan tentang manusia mesti taat terhadap perintahnya. “Siapa saja yang tidak memerintah dengan apa yang Allah turunkan (al-Quran), mereka itulah kaum zalim.”

Selain saling menasihati, Rasulullah juga berpesan agar kita selalu berpegang teguh pada Alquran dan as-Sunnah. Beliau Muhammad SAW telah menjamin saiapapun yang istiqamah berpegang teguh pada keduanya, tak akan pernah tersesat selama-lamanya.

“Sebaliknya ketika kita tidak berpegang teguh pada Alquran dan as-Sunnah maka akan mengundang murka Allah SWT,” katanya.

Pandemi corona adalah bagian dari ujian keistiqomahan ini, maka dari itu tidak jarang orang tidak istiqomah setelah mengalami musibah. Oleh karena itu perayaan qurban khususnya pada saat pandemi corona saat ini haruslah jadi
renungan.

Qurban sejatinya adalah perayaan kedekatan dan ketaatan diri kita kepada Allah SWT. Ketaatan ini diukur dengan seberapa besar kesungguhan kita menghadirkan pemberian terbaik

Pada aspek kehidupan kita. Baik ibadah mahdhah kepada Allah seperti salat, puasa atau ibadah yang mempunyai dimensi kemanusian seperti zakat, shadaqah, qurban.

“Bahkan ibadah dalam menjalankan aktifitas kekhalifahan di muka bumi mengatur bumi ini sesuai dengan perintah Allah SWT,” katanya.

Ustazah Lilis berharap, semoga esensi dari ibadah qurban ini tidak hanya terbatas pada kegiatan rutinitas tahunan saja, akan tetapi betul-betul bisa kita pahami esensinya sekaligus kita amalkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Sehingga terbentuk keluarga dan masyarakat yang sejahtera.

“Dan terbangun negara yang baldatun thoyyibatun warabbul ghofur sebagai buah dari ketaatan kepada Allah SWT agar kehidupan kita selamat di dunia dan di akhirat,” katanya.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Covid-19 Jelang Ramadhan, Begini Imbauan Prof Didin

Hikmah

Covid-19 Jelang Ramadhan, Begini Imbauan Prof Didin
apahabar.com

Hikmah

Masjid Pusaka Banua Lawas, Simbol Persatuan Muslim-Dayak
apahabar.com

Hikmah

Melihat Kemajuan Islam di Amerika Serikat
apahabar.com

Hikmah

Saat Imam Ar-Razi Kaitkan Ampunan dengan Surga
apahabar.com

Hikmah

Dua Kalimat Zikir yang Berat Timbangan Amalnya
apahabar.com

Hikmah

Imam Ibnu Hajar Diprotes Non Muslim Karena Kekayaannya
apahabar.com

Hikmah

6 Nama Bayi Laki-Laki yang Mengandung 2 Nama yang Paling Dicintai Allah
apahabar.com

Hikmah

Tiga Tahap Alquran Diturunkan Allah SWT
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com