Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Masih Berstatus Probable, Jenazah Warga Marabahan Ini Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 21 Juli 2020 - 17:03 WIB

Masih Berstatus Probable, Jenazah Warga Marabahan Ini Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Petugas berpakaian APD lengkap memasukkan jenazah Is ke ambulance untuk dibawa ke pemakaman. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Meninggal dalam perawatan di RSUD Abdul Aziz Barito Kuala (Batola), seorang warga Marabahan dimakamkan sesuai protokol Covid-19, Selasa (21/7).

Pria berinisial Is (63) tersebut meninggal dunia sekitar pukul 20.30, Senin (20/7), setelah dua hari menjalani perawatan.

Almarhum selanjutnya dimakamkan di alkah keluarga di Kelurahan Ulu Benteng dengan standar protokol Covid-19, sekitar pukul 08.30.

Semua petugas pemakaman yang terlibat mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Begitu pemakaman selesai, kawasan sekitar disemprot cairan disinfektan.

“Sehari sebelum ke rumah sakit, Almarhum kehilangan nafsu makan dan badan sedikit panas. Kemudian sekitar pukul 13.30, Minggu (19/7), kami membawa Almarhum ke rumah sakit,” papar Ms, istri mendiang Is.

Is sendiri menderita asam urat dalam dua tahun terakhir, sehingga tidak bisa lagi bekerja.

Lantas penyakit itu kambuh dalam beberapa hari sebelum akhirnya dirawat di rumah sakit.

Setibanya di rumah sakit, Almarhum sempat menjalani rapid test dan reaktif.

Namun demikian, hasil rapid test belum dapat memastikan pasien terpapar Covid-19.

“Almarhum berstatus probable dengan komorbid hipertensi, selain sudah berusia lanjut,” sahut dr Fathurrahman, Direktur RSUD Abdul Aziz Marabahan.

Sementara jumlah kasus positif di Batola sudah mencapai 362 orang. 211 di antaranya dinyatakan sembuh, sementara 146 orang lain masih dalam perawatan.

Dari 146 pasien tersebut, 20 di antaranya merupakan kasus baru yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batola, Selasa (21/7).

Rinciannya, 9 pasien berdomisili di Kecamatan Alalak, 5 dari Tamban, kemudian 2 pasien beralamat di Mandastana dan Belawang, serta masing-masing 1 pasien dari Mekarsari Anjir Pasar.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perkara Perceraian di Kalsel Masih Tinggi, Capai Angka Belasan Ribu
apahabar.com

Kalsel

Giliran Lahan di Desa Cindai Alus Martapura Diamuk Api
apahabar.com

Kalsel

30 Anggota PMI HST Ikut TKRD di Tangkisung
apahabar.com

Kalsel

Belasan Paket Sabu dan Ineks Siap Edar Disita dari Pemuda Binuang
Banjar

Kalsel

Dear Warga Banjar, Siap-Siap Lewat Jam 8 Dilarang Keluar Rumah!
apahabar.com

Kalsel

Sempat Flu, Jasad Pria di Banjarmasin Utara Dievakuasi Standar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Motif Mencengangkan Pembunuhan di Pasar Batuah Banjar
Pria Mabuk

Kalsel

Diduga Curi Motor, Pria Mabuk di Tatah Pemangkih Jadi Bulan-bulanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com