7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Melemah, Rupiah Kembali Tertekan Lonjakan Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 3 Juli 2020 - 11:49 WIB

Melemah, Rupiah Kembali Tertekan Lonjakan Covid-19

Ilustrasi: Pekerja menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah kembali tertekan akibat lonjakan jumlah kasus baru Covid-19.

Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (3/7) pagi melemah 121 poin atau 0,84 persen menjadi Rp14.499 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

“Sentimen negatif masih membayangi pergerakan aset berisiko. Pasar khawatir dengan penularan Covid-19 yang terus meninggi,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, dilansir Antara.

Sejumlah aktivitas ekonomi dibatasi atau ditutup kembali di beberapa negara yang kembali meninggi kasus penularan Covid-19 seperti di Amerika Serikat, China, Jerman, Korsel, dan lainnya.

Di Indonesia, kasus positif Covid-19 juga masih meningkat dengan laju yang kurang lebih sama.

Sementara itu ketegangan hubungan antara AS dan China dengan disetujuinya UU pemberian sanksi ke pejabat China yang menyetujui UU keamanan Hong Kong oleh Kongres AS, juga menambah sentimen negatif.

Menurut Ariston, rupiah masih berpeluang melemah hari ini dengan sentimen negatif tersebut.

“Di sisi lain membaiknya data tenaga kerja AS Non-Farm Payroll semalam yang memberikan sentimen positif ke aset berisiko, bisa menahan pelemahan rupiah tidak terlalu dalam,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.250 per dolar AS hingga Rp14.430 per dolar AS.

Pada Kamis (2/7) lalu, rupiah melemah 95 poin atau 0,67 persen menjadi Rp14.378 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.283 per dolar AS.

Dikutip dari Worldometer via Pikiran-Rakyat.com, per Jumat pagi, 3 Juli 2020, pasien positif corona dari 213 negara di dunia bertambah 196.662 orang.

Lonjakan tersebut menaikkan total kasus Covid-19 di seluruh dunia hingga mencapai 10.961.522 pasien, nyaris 11 juta orang terinfeksi.

522.991 orang dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi virus mematikan ini.

Sementara itu, 6.128.286 orang dinyatakan sembuh dan dipulangkan oleh pihak medis setelah sempat terjangkit virus corona.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000
apahabar.com

Ekbis

Transaksi Sementara ISEF 2020 Capai Rp 5,30 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Selain Menjual Oleh-Oleh, Pokta Tabalong Juga Pasarkan Ini
apahabar.com

Ekbis

Subsidi LPG 3 Kg Dihapus, Hiswana Kalsel Beri Catatan untuk Pemerintah
apahabar.com

Ekbis

Korban Perang Dagang AS-China, Harga Minyak di Asia Turun
aopahabar.com

Ekbis

Warga Penajam Nikmati Jargas, Pertamina: Lebih Ekonomis
apahabar.com

Ekbis

Dari Sendal Jepit, Anak Muda Ini Ciptakan Peluang Bisnis
apahabar.com

Ekbis

2020, Pertamina Targetkan Transaksi di SPBU Gunakan Non Tunai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com