Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Mengapa Iman Saja Tak Cukup, Perlu Cinta kepada Allah SWT

- Apahabar.com Kamis, 9 Juli 2020 - 07:00 WIB

Mengapa Iman Saja Tak Cukup, Perlu Cinta kepada Allah SWT

Orang beriman harus mempunyai rasa cinta kepada Allah SWT. Ilustrasi ibadah tanda iman. Foto-Antara/Adeng Bustomi

apahabar.com, JAKARTA – Seseorang yang beriman belum tentu akan merasakan manisnya beriman. Sedangkan, manisnya beriman sendiri hanya bisa didapatkan apabila seorang hamba mencintai Allah SWT melebihi cintanya kepada segala sesuatu yang lain.

Rasulullah SAW pernah berkata sebagaimana yang diriwayatkan Anas bin Malik:

لنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ، وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ ؛ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ، أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

“Tsalasun man kunna fihi wajada bihinna halawata al-imani. Man kanallahu wa Rasuuhu ahabba mimma siwahuma wa an yuhibba al-mar-a la yuhibbuhu illa lillahi, wa an yakraha an ya’uda fi al-kufri ba’da an anqadzahullahu minhu, kama yakrahu an yuqdzafa fi nari.”

Yang artinya: “Ada tiga perkara yang jika ketiganya dimiliki seseorang maka dia (dapat) merasakan manisnya iman. Yaitu orang yang hanya mencintai Allah dan RasulNya, orang yang hanya mencinta atau tidak mencinta karena Allah, dan orang yang enggan kembali dalam kekufuran setelah Allah menyelamatkannya dari kekufuran itu sebagaimana dia enggan dilemparkan ke dalam neraka,”.

Imam Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam kitabnya berjudul Raudhah Al-Muhibbin seperti dilansir khazanah.republika.co.id menjelaskan, cinta seseorang kepada Rasulullah juga sudah termasuk cintanya kepada Allah. Sedangkan, cintanya seseorang kepada Allah itu maka semua yang dimaksudkan kepadanya adalah karena Allah SWT.

Jika seorang hamba mencintai bukan karena Allah, kecintaannya kepada Allah pasti akan berkurang, bahkan semakin lemah. Cinta seseorang akan menjadi benar jika dia membenci apa yang dibenci Allah, yakni kekufuran.

Sebagaimana yang telah dijabarkan dalam hadits di atas, kebencian itu harus seperti kebencian seseorang jika dilemparkan ke dalam neraka. Tidak dapat diragukan lagi, inilah cinta yang paling agung yaitu mencintai Allah melebihi cinta terhadap segala sesuatu.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Makna Berkurban Bagi Umat Islam
apahabar.com

Hikmah

Jangan Terlalu Benci dan Teramat Cinta, Ini Pesan Rasulullah
apahabar.com

Hikmah

Mukmin Harus Jadi Kuat, Begini Hadis Rasulullah
apahabar.com

Hikmah

Menilik Kampung Mualaf Di Desa Loksado  
apahabar.com

Hikmah

Menjadi Pemuda yang Dirindukan Rasulullah, Sulitkah?
apahabar.com

Hikmah

Hikmah Menyampaikan Nasihat dengan Baik
apahabar.com

Hikmah

Masuk Surga Karena Sepotong Roti
apahabar.com

Hikmah

Teladan dari Sudagar Kaya yang Bangkrut, Athiyah bin Khalaf
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com