ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Ekbis

Senin, 6 Juli 2020 - 11:05 WIB

Menguat di Awal Pekan, IHSG Tembus Level Psikologis 5.000

Uploader - apahabar.com

Sejumlah orang mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Rendhik Andika

Sejumlah orang mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Rendhik Andika

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan menguat menembus level psikologis.

Pada pukul 09.31 WIB, IHSG menguat 33,81 poin atau 0,68 persen ke posisi 5.007,6. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,1 poin atau 0,92 persen menjadi 778,06.

“Dari dalam negeri, pelaku pasar akan menantikan rilis consumer confidence periode Juni. Diperlonggarnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan meningkatkan consumer confidence Indonesia pada periode Juni,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam laporan dikutip di Jakarta, Senin (6/7).

Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah seiring dengan antisipasi data neraca perdagangan dan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Baca juga :  Ada Sentimen Global, Rupiah Berpeluang Menguat

Sepanjang pekan lalu, indeks-indeks di Wall Street cenderung bergerak menguat. Rilis data pengangguran dan data ketenagakerjaan non pertanian yang berada diatas ekspektasi konsensus, menjadi sentimen positif bagi indeks-indeks di Wall Street.

Meski demikian, penguatan tersebut dibayangi oleh perkembangan jumlah kasus positif Covid-19 baru yang terkonfirmasi di beberapa negara bagian AS.

Sama seperti Wall Street, IHSG juga cenderung bergerak menguat menguji level resisten di kisaran 5.000-5.020 pada pekan lalu. Penguatan saham-saham industri dasar terutama yang berada pada subsektor unggas dan kertas menopang penguatan IHSG.

Baca juga :  Ada Sentimen Global, Rupiah Berpeluang Menguat

Selain saham industri dasar, saham-saham sektor perbankan juga bergerak menguat sepanjang minggu lalu. Penguatan tersebut merupakan respon terhadap PMK Nomor 70/PMK.05/2020 tentang Penempatan Uang Negara pada Bank Umum dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Mempertimbangkan sentimen diatas, IHSG diperkirakan masih akan menguat dan menguji resisten di kisaran level 5.000 di awal pekan ini.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 291,44 poin atau 1,31 persen ke 22.597,92, indeks Hang Seng naik 463,63 poin atau 1,83 persen ke 25.836,75, dan indeks Shanghai menguat 93,46 atau 2,96 ke 3.246,27.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

2020, BRI Akan Fokus kepada Pelaku Usaha Super Mikro
apahabar.com

Ekbis

Imbas Banjir Jabodetabek, Sejumlah KA Terlambat
apahabar.com

Ekbis

Sepekan, Harga Gula di Tanbu Sudah Tiga Kali Naik
apahabar.com

Ekbis

AS dan Eropa Longgarkan Lockdown, IHSG Diprediksi Menguat
apahabar.com

Ekbis

Kurir Sepeda, Jasa Pengiriman Barang Ramah Lingkungan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Seiring Turunnya Imbal Hasil Obligasi AS
apahabar.com

Ekbis

Boeing Hentikan Produksi 737 Max
Kadin Usul Geser Sebagian Anggaran Subsidi Elpiji 3 Kg ke Perumahan

Ekbis

Kadin Usul Geser Sebagian Anggaran Subsidi Elpiji 3 Kg ke Perumahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com