Di Mubes WAPDA ke-IV, Gubernur Kalsel Ungkap Proyek Siring Ponpes Darussalam Jembatan Ambruk, Warga Pingaran Ilir Terpaksa Menyeberang Pakai Perahu Tali Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap

Menguat di Pagi, Rupiah Berpotensi Tertekan karena Covid-19

- Apahabar.com     Rabu, 8 Juli 2020 - 12:01 WITA

Menguat di Pagi, Rupiah Berpotensi Tertekan karena Covid-19

Petugas bank menghitung pecahan uang rupiah dan dolar AS. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Sekalipun dilaporkan menguat pada Rabu (8/7) pagi, nilai tukar (kurs) masih berpotensi tertekan karena sederet persoalan.

Salah satunya, yakni kekhawatiran pasar terhadap terus naiknya jumlah kasus positif corona.

Sebelumnya, pada pukul 09.32 WIB, rupiah masih menguat 43 poin atau 0,3 persen menjadi Rp14.397 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.440 per dolar AS.

“Pelaku pasar khawatir peningkatan kasus Covid-19 ini akan menyebabkan pemulihan ekonomi terganggu,” ujar Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, Rabu (8/7).

Organisasi Kesehatan Internasional (WHO) melaporkan kenaikan laju kasus positif Covid-19 pada Juni yang bisa menyebabkan kenaikan tingkat kematian akibat wabah tersebut ke depannya.

Sementara itu, sejumlah pejabat Bank Sentral AS The Federal Reserve semalam juga mengindikasikan kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi karena Covid-19.

Tingkat imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun terlihat melemah kembali dari kisaran 0,7 persen ke 0,64 persen, yang mengindikasikan tingginya permintaan aset aman dolar AS.

Ariston memperkirakan rupiah akan bergerak melemah ke arah resisten di Rp14.550 per dolar AS, dengan level support di kisaran Rp14.440 per dolar AS.

Pada Selasa (7/7/2020) lalu, rupiah ditutup menguat 50 poin atau 0,35 persen menjadi Rp14.440 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.490 per dolar AS. (Ant).

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Buka Kelas Difabel, Trio Motor Jembatani Akses Kerja di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.024.000/Gram
apahabar.com

Ekbis

Bagasi Berbayar Pengaruhi Sektor Pariwisata
apahabar.com

Ekbis

Kampanyekan #AntiHoax, Telkomsel Roadshow #InternetBaik Sambangi Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Indonesia Berhasil Selesaikan Survei Seismik Terpanjang di Asia Pasifik
apahabar.com

Ekbis

Memasuki Kemarau, Petani Limau Keprok Terancam Gagal Panen
apahabar.com

Ekbis

‘New Normal” Dinilai Mampu Pulihkan Daya Beli Masyarakat
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Udang Jawa Timur Melesat Saat Pandemi Covid-19, Tiga Negara Raksasa Penyerap Setia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com