ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalteng

Kamis, 9 Juli 2020 - 18:12 WIB

Miliki Navigasi Tangani Covid-19, Letjen Doni Apresiasi Kalteng

Reporter: Ahc23 - apahabar.com

Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo memberikan arahan kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya. Foto-Istimewa

Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo memberikan arahan kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo memberikan arahan kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya, Kamis (9/7).

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya terlihat ikut mendampingi.

Dalam kesempatan itu Doni memberikan apresiasi kepada Pemprov Kalteng dan Pemkot Palangka Raya yang telah memiliki navigasi penanganan Covid-19.

Sebab tak hanya melibatkan pakar dan tim gugus saja, tapi juga tokoh masyarakat, budayawan dan agama.

“Dengan ini semua ini saya yakin Kota Palangka Raya dapat mampu mengendalikan Covid-19,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat ini,

Baca juga :  15 Pasien Covid-19 Sembuh di Barut

Menurutnya, dengan pendekatan berbasis budaya akan lebih cepat membuat masyarakat sadar untuk meningkatkan disiplin.

Pasalnya tidak ada kepastian kapan Covid-19 akan berakhir dan karena obatnya belum ada.

Oleh sebab itu harus betul-betul disiplin mentaati perintah kesehatan. Jika ini dilakukan, setidaknya bisa menghindari terpapar Covid-19.

Angka kematian di Indonesia cukup tinggi. Tetapi saat ini masih belum ada obat khusus Covid-19.

Kalau masyarakat sudah memahaminya, ia yakin, jumlah terpapar makin berkurang dan yang positif segera pulih.

Inilah yang perlu dipahami. Karena obat terbaik adalah kemampuan dalam menghadapi masalah dan meningkatkan imunitas tubuh

Baca juga :  Duh, 4 Pemuda Sampit Kepergok Bawa Setengah Kilo Sabu

“Kenali masalahnya dan temukan solusinya. Yakni 4 sehat 5 sempurna. Gabungan dari protokol kesehatan,” ujarnya.

Dirinya juga berharap agar para penyintas Covid-19, yang saat ini sembuh, bisa berbagi pengalaman kepada masyarakat, bagaimana dapat sembuh dari virus ini.

Ia meminta agar setiap daerah hendaknya dapat mengangkat kearifan lokal ataupun keunggulan daerah, yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Contohnya ikan gabus. Berkaca dari orangtua dulu yang menggunakan cara tradisional untuk pengobatan pasca melahirkan karena memiliki kandungan albumin yang tinggi.

“Pinang dan sirih, juga bagian yang bisa meningkatkan imunitas. Keyakinan kita apa yang menjadi sesuatu keunggulan daerah bisa membangkitkan percaya diri,” imbuhnya.

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

Akhirnya, Terdakwa Karhutla di Teweh Hanya Divonis 7 Bulan Penjara

Kalteng

Akhirnya, Terdakwa Karhutla di Teweh Hanya Divonis 7 Bulan Penjara
Zona Merah di Kalteng Bertambah, 1 Warga Bartim Positif Covid-19

Kalteng

Zona Merah di Kalteng Bertambah, 1 Warga Bartim Positif Covid-19  
apahabar.com

Kalteng

Pengunjung Pameran Buku di Barut Didominasi Anak dan Remaja
apahabar.com

Kalteng

Prof Birute dan TNTP Kobar Terima Planet Tourism Indonesia Awards 2019
apahabar.com

Kalteng

Hari Bhayangkara, Polsek Kapuas Timur Raih Kinerja Terbaik
apahabar.com

Kalteng

Isolasi ODP-PDP, Ratusan Ruangan Disiapkan di Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Abaikan Pajak, Hotel Swiss Belinn Terancam Dipidanakan
apahabar.com

Kalteng

Pemkot Palangkaraya Alokasikan Rp 20 Miliar untuk THR ASN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com