ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Kalsel

Rabu, 8 Juli 2020 - 22:11 WIB

Minus Rp30 M, Menteri Basoeki-Rifqi Jamin Jembatan Alalak Rampung Maret 2021

Reporter: Muhammad Robby - apahabar.com

Anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono memonitor langsung progres pembangunan Jembatan Alalak. Foto-Istimewa

Anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono memonitor langsung progres pembangunan Jembatan Alalak. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono memonitor langsung progres pembangunan Jembatan Alalak, Rabu (8/7) malam.

“Malam ini, kita meninjau progres pembangunan Jembatan Alalak bersama Menteri PUPR, yang merupakan mitra kerja dari Komisi V DPR RI,” ucap Rifqinizamy Karsayuda kepada apahabar.com.

Pihaknya memastikan progres atau perkembangan pekerjaan jembatan kebanggaan warga Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut.

Baca juga :  Tambah 67 Kasus, Kapan Kalsel Bebas Covid-19?

Di mana, jembatan yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola) itu dijadwalkan akan rampung pada Maret 2021 mendatang.

“Saat ini pembangunan sudah mencapai 60 persen,” tegasnya.

Sebagai anggota DPR RI, ia punya tugas melanjutkan anggaran yang kurang sebesar Rp 30 Miliar melalui APBN tahun 2021. “Agar kebutuhan anggaran bisa menyelesaikan Jembatan Alalak yang menjadi kebanggaan kita semua,” beber Politisi PDI Perjuangan ini.

Baca juga :  Polda Kalsel Hentikan Pengedaran Narkoba, Dewan Kota Turut Buka Suara

Ia bersama Menteri Basoeki bersepakat sedapat mungkin mengandalkan produk-produk dalam negeri sebagai komponen pembangunan jembatan tersebut. Dan, mengurangi dari komponen impor.

“Ini pesan penting untuk semua, bukan hanya membangun infrastruktur di Kalsel , tetapi Indonesia pada umumnya,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wawali Berang, Banyak ABG ‘Ngamar’ Saat Valentine di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tim Evaluator Kemenpan RB dan LAN Cek Layanan Publik di Polres Tala
Jenazah Covid-19 Ditolak Warga, Habib Banua: Dia Syahid

Kalsel

Jenazah Covid-19 Ditolak Warga, Habib Banua: Dia Syahid
apahabar.com

Kalsel

Ogah Bicara ‘Politik Dagang’ Uni Eropa, Walhi Kalsel Tuntut Aksi Pemerintah Perbaiki Kerusakan Ekologis
apahabar.com

Kalsel

Silaturrahmi Kejati Kalsel ke HSS, Terima Rumah Hibah
apahabar.com

Kalsel

Peringatan Harlah Pancasila, Momentum Kembali Menguatkan Persatuan dan Kesatuan
apahabar.com

Kalsel

Pedang Pora Tanda Akhir Pengabdian AKBP Najamuddin Bustari di Kepolisian
apahabar.com

Kalsel

Masjid Raya Sabilal Muhtadin (1), Begini Sejarah Dibangunnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com