Geger! Penemuan Jasad Pria Mengapung di Sarang Tiung Kotabaru Dugaan Penyelundupan, Sederet Hewan Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Polres Tala Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir HST Balangan Tambah Daftar Kawasan Terdampak Banjir di Kalsel Eks Galian Tambang Banjarbaru Siap Disulap Atasi Banjir dan Tempat Wisata

Motif Eks Murid Perkosa dan Bunuh Guru di Sumsel

- Apahabar.com     Jumat, 10 Juli 2020 - 12:09 WITA

Motif Eks Murid Perkosa dan Bunuh Guru di Sumsel

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Guru SD di Sumsel. Foto-istimewa

apahabar.com, PALEMBANG – Polisi berhasil mengungkap motif Ardiansyah, pemuda asal Banyuasin, Sumatera Selatan, nekat memperkosa dan membunuh eks gurunya berinisial E.

“Tersangka memperkosa korban dikarenakan sebelumnya tersangka sudah menonton film dewasa, konten porno. Tersangka kemudian panik karena korban berontak dan akhirnya dibunuh dengan cara dicekik,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP Ginanjar, Jumat (10/7) dikutip apahabar.com dari Detik.

Rumah pelaku dan korban tidak terpaut jauh. Pelaku yang baru selesai nonton video porno tiba-tiba mendatangi rumah korban.

Selesai menonton, pelaku dilaporkan masuk diam-diam ke rumah korban dan mengintip korban yang sedang mandi.

“Dia sembunyi di balik kulkas,” kata Ginanjar.

Selain itu, Kapolsek Muara Telang, Iptu Gunawan menambahkan pelaku mengaku dendam ke korban.

Pelaku disebutkan kerap ditegur korban ketika dulu masih duduk di bangku SD.

“Selain niat memperkosa, pelaku juga ada dendam sama korban. Dendam karena dia waktu sekolah sering ditegur oleh korban. Di mana pelaku waktu sekolah itu dikenal nakal,” ujar Gunawan.

Sebelumnya, tim gabungan Jatanras Polda Sumsel, Polres Banyuasin dan Polsek Muara Telang menangkap Ardiansyah usai membunuh dan memasukan jasad eks gurunya itu ke bak plastik.

“Pelaku ditangkap tadi malam setelah kita periksa saksi-saksi. Ditangkap saat keluar dari rumah” terang AKP Ginanjar.

Dalam penangkapan, polisi langsung memeriksa barang bawaan korban. Hasil pemeriksaan ditemukan 2 unit Handphone milik korban dalam saku celana. (Dtk)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Bongkar Kasus Jual Beli Jabatan Kades, Total 22 Tersangka Ditahan KPK
PT Maming Enam Sembilan

Nasional

PT Maming Enam Sembilan, PT Borneo Indobara & Hipmi Kolaborasi Gelar Vaksinasi di Kampung Nelayan
apahabar.com

Nasional

Stafsus BUMN: Bio Farma Kerjakan Proses Akhir Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Peneliti Intelejen : Mayoritas Peserta Reuni 212 Pendukung Prabowo Sandi
Mahkamah Konstitusi

Nasional

Sidang Pileg, Hakim MK Minta Pemohon Pahami Permohonannya

Nasional

Dukung Sejuta Vaksin-PPKM Darurat, AP I Siapkan Sentra di Seluruh Bandara
apahabar.com

Nasional

Berbobot 350 Kg, Bisakah Titi Wati Disembuhkan?
apahabar.com

Nasional

Wacana Kursus Pranikah Menko Muhadjir Tuai Kritikan, AMAN: Berhenti Turut Campur Terlalu Jauh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com