ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Senin, 6 Juli 2020 - 14:44 WIB

Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi

Reporter: Riyad Dafhi R - apahabar.com

Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah saat press release di Mapolsek Banjarmasin Barat, Senin (6/7) siang. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah saat press release di Mapolsek Banjarmasin Barat, Senin (6/7) siang. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Motif pembunuhan di dekat Masjid Baithurrahman, Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat, akhirnya terungkap.

Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Mars Suryo Kartiko mengatakan kejadian berawal dari cekcok istri pelaku dengan korban.

Cekcok terjadi lantaran korban, Ahmad Erfani (35) menuding pelaku, Ahmad Rafiki (23) dan istrinya mengajari keponakannya mabuk lem.

Lantas, korban yang warga Pekapuran Raya itu disebut mendatangi pelaku dan istrinya yang beralamat di Jalan Belitung Darat, Gang Inayah, Banjarmasin Barat.

“Keponakan korban merupakan warga dekat lokasi kejadian. Hari itu korban marah karena keponakannya mabuk lem. Ia menuding pelaku dan istrinya yang mengajari keponakannya menghisap lem,” kata kapolsek didampingi Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah saat press release di Mapolsek Banjarmasin Barat, Senin (6/7) siang.

Baca juga :  Dijatahi Tes Swab 1.000 Lebih, Banjarmasin Hanya Usul 443 Spesimen

Melihat istrinya dimarah-marahi oleh korban, pelaku lantas naik pitam. Pelaku langsung menikam korban dengan senjata tajam yang kerap dibawanya.

Ditusuk, korban langsung tergeletak bersimbah darah dengan luka di dada di lokasi kejadian. Sementara pelaku dan istrinya langsung melarikan diri.

Usai melakukan penusukan terhadap korban, pelaku dan istrinya menyingkir ke tempat rekannya, tak jauh dari rumahnya.

Dari sana, ia dan istrinya melarikan diri ke Handil Bhakti, Kabupaten Barito Kuala.

Baca juga :  Adaptasi Kebiasaan Baru di HST, TNI-Polri Sasar Lokasi Wisata

“Ke rumah mertua,” kata pelaku Rafiki.

Kemudian, pelaku dan istrinya melarikan diri ke Kota Banjarbaru dan melanjutkan perjalanan ke tempat bibinya di Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin menggunakan angkutan umum.

Setelah berhari-hari dikejar, di tempat tersebut lah pelaku dan istrinya berhasil diringkus oleh tim jajaran Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Jatantas Polresta Banjarmasin, Jatanras Polres Tapin, dan Resmob Polda Kalimantan Selatan, Jumat (3/7) pagi.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sementara sang istri, saat ini dijadikan sebagai saksi.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lagi, Pejuang Demokrasi di Banjarmasin Embuskan Napas Terakhir
apahabar.com

Kalsel

Resmi Polisikan Adhariani, Denny Indrayana: Hentikan Fitnah Keji
apahabar.com

Kalsel

Malam Idul Fitri, Ingat Imbauan BPBD Banjarmasin  
apahabar.com

Kalsel

Tersinggung, Peristiwa Berdarah Pecah di Teluk Tiram
apahabar.com

Kalsel

Tiga Drone Pantau Keamanan Haul Ke-14 Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Polresta Banjarmasin Ungkap 3 Kasus Curanmor
apahabar.com

Kalsel

Foto Guru Sekumpul dan Alquran Selamat dari Amukan Api
apahabar.com

Kalsel

Truk Tronton Terbakar Hebohkan Warga Antasan Bondan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com