MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Mulai Hari Ini, BPN Kalsel Berlakukan Layanan Hak Tanggungan Elektronik

- Apahabar.com Rabu, 8 Juli 2020 - 13:50 WIB

Mulai Hari Ini, BPN Kalsel Berlakukan Layanan Hak Tanggungan Elektronik

Penerbitan sertifikat Hak Tanggungan tidak lagi dilakukan secara manual di semua Kantor BPN di Kalimantan Selatan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Menuju pelayanan standar dunia, Kanwil Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kalimantan Selatan meluncurkan Hak Tanggungan Elektronik, Rabu (8/7).

Melalui layanan elektronik, banyak pihak yang dimudahkan lantaran tidak perlu lagi bertatap muka satu sama lain. Mulai dari masyarakat, lembaga jasa keuangan, hingga Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT).

“Layanan ini merupakan salah satu prospek Ease of Doing Business (EoDB) yang sedang digalakkan pemerintah guna mendukung pertumbuhan iklim investasi nasional,” papar Kepala Kanwil BPN Kalsel, Allen Saputra, Rabu (8/7).

“Pemberlakuan Hak Tanggungan Elektronik sendiri dimulai 8 Juli 2020 pukul 13.00 Wita di semua kabupaten/kota di Kalsel. Dengan pemberlakuan sistem elektronik, layanan manual dihentikan,” tambahnya.

Dapat diakses melalui laman mitra.atrbpn.go.id, Hak Tanggungan Elektronik melengkapi layanan daring lain yang sudah diaplikasikan di sejumlah Kantor BPN di Kalsel.

Dari 13 kabupaten/kota, Barito Kuala bahkan sudah menerapkan Hak Tanggungan Elektronik sejak April 2020. Demikian pula Banjarmasin dan Tanah Laut.

“Pengembangan layanan berbasis elektronik tersebut diharapkan bisa menyempurnakan layanan, sekaligus memberi kemudahan kepada masyarakat,” sahut Ahmad Suhaimi, Kepala BPN Batola.

Selain Hak Tanggungan Elektronik, BPN Batola sudah memberikan layanan online untuk pengecekan sertifikat, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SPKT), Zona Nilai Tanah (ZNT), dan roya atau penghapusan utang.

“Selain menyesuaikan era digital, pelayanan daring memperpendek jalur birokrasi dan menghindari pungutan liar,” tegas Suhaimi.

Elektronifikasi juga memungkinkan efisiensi waktu pengurusan sertifikat Hak Tanggungan juga menjadi jauh lebih cepat. Dari biasanya 100 hingga 200 hari, hanya menjadi 7 hari.

“Sekarang dengan pemberlakuan Hak Tanggungan Elektronik, pihak-pihak yang terkait dengan kepentingan pertanahan bisa langsung mengakses melalui aplikasi,” tandas Suhaimi.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Makna Puasa Partai Golkar Kalsel
apahabar.com

Kalsel

4 Wilayah Kalsel Berpotensi Hujan Lokal Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Tinggalkan Pulau Laut, Mayor Agus Sampaikan Pesan untuk Prajurit AL Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Desa Kalahiang Membara, 3 Rumah Hangus Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Tak Sampai Seminggu, PDAM Batola Terima 5.000 Pengaduan
Sudah Disemprot Disinfektan, Polres Batola Juga Imbau Warga Kurangi Nongkrong

Kalsel

Sudah Disemprot Disinfektan, Polres Batola Juga Imbau Warga Kurangi Nongkrong
apahabar.com

Kalsel

Beri Keringanan Tagihan Listrik, PLN Kalselteng Terapkan Skema Cicilan
apahabar.com

Kalsel

Perangi Corona, DPC Demokrat Banjarmasin Bagikan Sembako Door to Door
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com