ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Hukum

Kamis, 2 Juli 2020 - 22:13 WIB

Nekat, Preman di Pekapuran Todongkan Pisau ke Polisi

Reporter: Riyad Dafhi R - apahabar.com

 Seorang preman kampung di Pekapuran nekat menodongkan pisau ke seorang polisi. Foto ilustrasi-Istimewa

Seorang preman kampung di Pekapuran nekat menodongkan pisau ke seorang polisi. Foto ilustrasi-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang preman kampung di kawasan Pekapuran, Banjarmasin Tengah nekat menodong polisi dengan sebilah pisau.

Preman itu bernama Hendra Maulana alias Hendra Dobel (38). Ia warga Jalan Pekapuran A, Gang 6 Darussalam Nomor 45 RT 9, Kelurahan Pekapuran Laut, Banjarmasin Tengah.

Hendra mulanya tak tahu bahwa yang ditodongnya adalah anggota polisi hingga akhirnya ia ditangkap.

Insiden itu terjadi di kawasan Pekapuran B Laut, Kelurahan Pekapuran Laut, Banjarmasin Tengah, Rabu (1/7) sekira pukul 08.05.

Ceritanya, waktu itu Hendra baru saja menenggak minuman keras. Hendra yang mabuk berjalan di kawasan tersebut tanpa baju. Di pinggangnya terselip sebilah pisau.

Si anggota polisi yang kebetulan tengah makan mengamati gerak-gerik Hendra. Merasa diawasi, Hendra, dengan gaya tengilnya mendatangi polisi itu.

apahabar.com

Hendra Maulana, warga Jalan Pekapuran A, Gang 6 Darussalam Nomor 45 RT 9, Kelurahan Pekapuran Laut, Banjarmasin Tengah. Foto-Istimewa

Sejurus itu, sambil menodongkan pisau Hendra berkata,”Apa cangang-cangang? (apa lihat-lihat).”

Mendapati perlakuan tak menyenangkan, si polisi mengeluarkan pistolnya sambil menjelaskan bahwa ia adalah polisi.

Bukannya merasa salah, mengetahui yang di depannya polisi kelakuan Hendra kian menjadi-jadi.

“Apa kehandak kam? (apa mau kamu?),” ketusnya.

Khawatir menimbulkan masalah, si polisi langsung melumpuhkan dan mengamankan Hendra Dobel beserta senjatanya.

Ia kemudian membawa pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Banjarmasin Tengah.

Hendra langsung dijebloskan ke sel Mapolsek Banjarmasin Tengah untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, Hendra diancam dengan Pasal 2 Ayat (1) UU Nomor 12 Darurat Tahun 1951 karena membawa senjata tanpa izin.

 

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Deteksi Dini dan Aksi, Cara Polres Tala Antisipasi Gangguan Natal
apahabar.com

Hukum

Triwulan Pertama, Polres Banjarmasin Ungkap Puluhan Kasus Curanmor
apahabar.com

Hukum

Diananta Dibui karena Berita, Puluhan Advokat Pasang Badan

Hukum

VIDEO: Seks Sedarah di Banjarbaru, Setelah Hamil Anak Pun Dijual
Singgah di Minimarket, Pengedar Sabu Dibekuk Satresnarkoba Batola

Hukum

Singgah di Minimarket, Pengedar Sabu Dibekuk Satresnarkoba Batola
apahabar.com

Hukum

Penemuan Orok Diduga Hasil Aborsi, Polisi Buru Pelaku
Bawa Sabu, Pria Teluk Dalam Apes di Jafri Zam-Zam

Hukum

Bawa Sabu, Pria Teluk Dalam Apes di Jafri Zam-Zam
apahabar.com

Hukum

Sindikat Judi Togel di Kapuas Dibongkar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com