Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Nih, Penampakan Emas dari Tambang Maut di Kotabaru

- Apahabar.com Jumat, 24 Juli 2020 - 20:20 WIB

Nih, Penampakan Emas dari Tambang Maut di Kotabaru

Tim rescue gabungan kala mengevakuasi satu dari enam korban tambang longsor di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kotabaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Dua orang pria resmi ditetapkan sebagai tersangka di balik insiden tambang emas yang longsor di Kotabaru.

Dari kedua tersangka itu, polisi juga menyita berbagai barang bukti. Di antaranya, ratusan gram emas mentah, dan ratusan juta uang tunai.

Tragedi Tambang Emas Kotabaru, Polisi Resmi Tetapkan 2 Tersangka!

Tersangka masing-masing berinisial SN, (42) dan AI (40). Keduanya diamankan 6 Juni 2020 lalu.

“Dari dua tersangka, kami mengamankan emas mentah seberat 423 gram, dan uang tunai senilai Rp137 juta,” ujar Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Jalil melalui Kanit Krimsus Ipda Prayuda Bima Wibawa, Jumat (24/7).

Emas sebanyak itu hasil penambangan yang digali atau dicari para penambang, termasuk oleh enam korban tewas karena tertimbun longsor.

SN sendiri merupakan warga Pengaron, Martapura, Kabupaten Banjar. Sementara, AI warga Tanah Laut.

Dari pengakuan para tersangka, emas mentah tersebut rencananya akan dijual ke Martapura.

Sementara soal uang tunai, selain keuntungan dari penjualan, juga modal tersangka membeli emas mentah dari para penambang.

“Intinya, dari bisnis itu mereka setiap bulan mengaku untung Rp10 sampai 15 juta bersih,” terangnya.

Belum lagi menjual emas ilegal itu, keduanya diamankan polisi di sebuah rumah kontrakan. Tepatnya, di Dusun Kikil, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian.

“Kami amankan bersama barang bukti,” jelasnya.

Kini, keduanya terancam dipenjara hingga 10 tahun sesuai Pasal 161 UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Sebagai pengingat, sebuah tambang emas ilegal di Desa Buluh Kuning longsor 1 Juni 2020, dini hari. Enam pekerja tambang terkubur hingga tewas. (*)

Korban Tambang Emas di Desa Buluh Kuning:

1. Pudin (25), warga Batutangga, Kecamatan Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah

2. Purwadi (30), warga Bajuin, Kabupaten Tanah Laut.

3. Didik Wiyoni (36), warga Desa Buluh Kuning, Kabupaten Kotabaru.

4. Prayitno (30), warga Kediri.

5. Ikqbal (29)

6. Nardi

apahabar.com

Ratusan gram emas mentah, dan uang tunai diamankan dari tangan dua tersangka. Foto-Istimewa

Sudah 3 Warga Manunggul Kotabaru Disambar Buaya, 1 Ditelan Hidup-Hidup

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Idul Fitri, Wakil Rakyat Santuni Kaum Dhuafa di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

SMSI, Angin Segar Bisnis Perusahaan Media Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Jaga Kondusifitas, Sabhara Polres Tala Patroli ke Tempat Ibadah
apahabar.com

Kalsel

Gunakan Klotok, Ajak Warga Bantaran Sungai di Banjarmasin Cegah Corona
Banjir Kalsel

Kalsel

Banjir Kalsel, Viral Emak-emak Bagikan Celana Dalam
apahabar.com

Kalsel

Senin, BMKG: Waspadai Potensi Karhutla di 7 Wilayah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan
apahabar.com

Kalsel

Warung Jablai di Kotabaru Diobok-obok Petugas, Puluhan Miras Diamankan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com