ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Hikmah Religi

Kamis, 9 Juli 2020 - 10:30 WIB

Orang-orang yang Gagal Miskin karena Amalan Ini

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi. Foto-Net

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Di antara orang kaya yang tidak berhasil miskin adalah sahabat Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan RA.

“Wahai Abdurrahman, kamu sekarang menjadi orang kaya dan kamu akan masuk surga dengan merangkak. Pinjamkanlah hartamu kepada Allah agar lancar kedua kakimu,” (HR Al Hakim dalam al-Mustadrak).

Tanpa berpikir, Abdurrahman langsung memberikan 40.000 dirham (setara Rp 1,4 milyar), 40.000 dinar (setara Rp 48 milyar), 200 uqiyah emas, 500 ekor kuda, dan 1.500 ekor unta untuk sedekah.

Kali lain, ia pernah memberikan dagangannya sebanyak 700 ekor unta untuk dibagikan pada penduduk Madinah. Ia juga berwasiat agar setiap muslim yang ikut perang badar yang masih hidup diberi 400 dinar dari hartanya.

Baca juga :  Masuk Islam, Warga AS Ini Dibimbing Langsung Sheikh Al-Sudais

Syahdan, Abdurrahman bin Auf adalah sahabat yang “gagal miskin”. Karena takut masuk surga dengan merangkak, ia makin gencar membelanjakan hartanya di jalan

Allah. Alih-alih hartanya berkurang karena disedekahkan, yang ada malah terus bertambah.

Bahkan tercatat saat Abdurrahman bin Auf wafat ia masih meninggalkan harta sebesar 2.560.000 dinar (setara Rp 3.072 trilyun).

Sahabat lain yang juga “gagal miskin” adalah Utsman ibn Affan. Kekayaan menantu Rasulullah SAW ini sangat fantastis. Bukan dari jumlahnya, namun yang mencengangkan, harta itu masih abadi dan terus bertambah, bahkan 14 abad setelah wafat.

Baca juga :  Pesan Rasulullah Bagi Orang yang Sulit Bisa Baca Alquran

Suatu kali Ustman mewakafkan kebun beserta isinya 1.500 batang pohon kurma. Kebun ini terus menghasilkan dan terkelola dengan baik, sekalipun penguasa wilayah Madinah silih berganti.

Hingga kini kebun dan tanah waqaf itu berada di bawah pengawasan Departemen Pertanian Arab Saudi. Sebagian dana itu lalu dikelola dengan dibangun hotel bintang lima yang terletak di samping Masjid Utsman Bin Affan, di kawasan Markaziyah.

Hingga hari ini, tercatat saldo di rekening atas nama Utsman ibn Affan mencapai Rp2.532.942.750.000 dengan pertambahan nilai 50 juta riyal atau setara dengan Rp16 miliar per tahunnya.(Rep)

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Peneliti Lapan Perkirakan 1 Syawal pada 24 Mei
apahabar.com

Hikmah

Ini Doa Nabi Ibrahim Saat Menghadapi Cobaan
apahabar.com

Religi

Sarjana-Sarjana Barat Akui Rasulullah SAW Sosok Toleran
apahabar.com

Habar

Diam-Diam Ikut Haul, Jonri yang Non-Muslim Mulai Tertarik dengan Islam
apahabar.com

Habar

Saring Permintaan Haji dari Lebih 160 Negara, Arab Saudi: Dilarang Sentuh Kakbah
apahabar.com

Habar

Masyarakat Diminta Sabar, Pengurus Makam Datu Sanggul Tunggu Surat Edaran
apahabar.com

Habar

Update Persiapan Haul Guru Sekumpul ke 15; Desa-desa di Kabupaten Banjar Mulai Berhias
apahabar.com

Religi

Kandungan Kitab “Parukunan Jamaluddin” Tidak Diskriminatif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com