Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Pakai Aplikasi Microsoft 365, Guru di Tabalong Buat Kelas Online

- Apahabar.com Kamis, 9 Juli 2020 - 15:14 WIB

Pakai Aplikasi Microsoft 365, Guru di Tabalong Buat Kelas Online

Ristinawati (Kepala SDN Pari-Pari), Pudak Setegal, Kelua. Foto-apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Bermula dari mengikuti pelatihan cara menggunakan aplikasi dari Microsoft 365, para guru di Tabalong membuat inovasi metode pembelajaran secara daring menggunakan aplikasi tersebut.

Melalui aplikasi tersebut pembelajaran online bisa dilaksanakan lebih mudah, karena di dalamnya diajarkan pembuatan soal secara online, cara membuat formulir, dan angket secara online.

Selain itu, bisa juga dibuat kelas online, di mana guru dan siswa bisa melakukan interaktif dan saling memberi komentar, menyetor tugas di sana, kemudian ada viconnya.

“Yang jelas terlihat kelasnya yang online, dalam kelas itu siswa dan guru bisa saling memberi komentar, menyetor tugasnya, di situ juga ada sarana vicon,” kata salah seorang guru inovatif, Ristinawati (Kepala SDN Pari-Pari), belum lama ini.

Baca juga :  Pencuri Handphone di Tabalong Diciduk Aparat Gabungan di Balangan

Dia menuturkan, aplikasi itu didapat dari master Microsoft di Tabalong. Para guru diberi pelatihan bagaimana menguasai aplikasi dari Microsoft 365 yang lebih khusus memberikan pembelajaran digital. Pihaknya bekerjasama langsung kepada Microsoft.

“Awalnya ada 105 orang yang mengikuti Bimtek di provinsi dan kami mengembangkannya di Tabalong. Kini sudah ada 190 guru bergabung yang mendaftar untuk menggunakan aplikasi tersebut,” jelasnya.

Baca juga :  Bawa Lari Motor Pelanggan, Pekerja Bengkel di Tabalong Ditangkap Tim Gabungan

Selanjutnya, peserta yang ikut pelatihan bertugas menyebarkan ke guru lainnya, dan berkoordinasi dengan kepala sekolah, begitupula mensosialisasikan ke pada para murid, sehingga saat digunakan baik guru dan murid sudah memahaminya.

“Saat ini metode pembelajaran online tersebut belum dilakukan, insya Allah targetnya menyasar sekolah diperkotaan yang mudah mendapatkan fasilitas internet,” kata Guru SD Pare-Pare, desa Pudak Setegal, Kecamatan Kelua ini.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Bakumpai, Rumah Kades Ikut Ludes
apahabar.com

Kalsel

Unik, Ini Kampus Terapung Pertama di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Cara Wakil Rakyat Kotabaru Hentikan Sebaran Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Rumahnya Direhab, Warga di Banjarmasin Diberi Waktu 20 Hari
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Pasien Hasil Tracking Btl-38 di Batola Sembuh
apahabar.com

Kalsel

1 PDP Meninggal Dunia, Simak Perkembangan Kondisi Pasien Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Perda Pengolahan Sampah di Banjarmasin Lemah

Kalsel

VIDEO: Pelaku Pembakar Lahan Sungai Kupang HSS Diamankan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com