Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

Paksa Tutup, China Ambil Alih Konsulat AS di Chengdu

- Apahabar.com Senin, 27 Juli 2020 - 15:47 WIB

Paksa Tutup, China Ambil Alih Konsulat AS di Chengdu

Seorang pekerja mencopot papan nama kantor konsulat AS di Chengdu, Sichuan, China.China telah memerintahkan penutupan kantor konsulat AS di Chengdu mulai Senin (27/7). Foto: EPA

apahabar.com, CHENGDU – China mengatakan telah mengambil alih tempat konsulat Amerika Serikat (AS) di kota barat daya Chengdu pada Senin (27/6).

Fasilitas itu telah ditutup sebagai pembalasan karena Washington telah melakukan hal yang sama terhadap konsulat Cina di Houston, Texas.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan, konsulat ditutup pada pukul 10.00 waktu setempat. Pihak berwenang kemudian dapat memasuki gedung dan mengambil alih tempat itu.

Polisi di Chengdu membatasi akses ke daerah di sekitar konsulat pada Senin pagi. Terdapat 4 pejabat dengan alat pelindung diri terlihat berjalan menuju konsulat sekitar pukul 10:24 waktu setempat.

AS mengonfirmasi penutupan konsulat dalam sebuah video perpisahan yang dibagikan dari kedutaan AS di akun Twitter.

“Konsulat AS di Chengdu telah dengan bangga mempromosikan saling pengertian antara orang Amerika dan orang-orang di Sichuan, Chongqing, Guizhou, Yunnan dan Tibet sejak 1985. Kami akan selalu merindukanmu,” katanya.

Sebelum penutupan resmi, sebuah crane terlihat memasuki kompleks konsulat dan mengangkat setidaknya satu kontainer ke sebuah truk besar, pada Minggu (26/7) malam. Sehari sebelumnya, seorang pekerja terlihat menggunakan alat seperti palu dan pahat melepas alat kelengkapan di sekitar sebuah plakat di luar pintu masuk utama.

China memerintahkan penutupan fasilitas pada Jumat (24/7) setelah Washington pekan lalu memberi China waktu 72 jam untuk mengosongkan konsulat di Houston.

Hal ini terjadi akibat hubungan AS-Cina yang telah jatuh ke dalam keadaan terburuk dalam beberapa dekade terakhir karena berbagai perselisihan, seperti perdagangan dan teknologi, pandemi Covid-19, klaim teritorial Cina di Laut Cina Selatan, dan penerapan Undang-Undang Keamanan terhadap Hong Kong.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Internasional

Trump Ancam Gunakan Militer, Menhan AS Menolak
WeChat

Internasional

Lewat WeChat, PM Australia Kirim Pesan Kritik ke Pemerintah China
apahabar.com

Internasional

Badai Vamco Terjang Filipina, Ribuan Warga Dievakuasi
PHK

Internasional

Sempat Syok, Pramugari Cantik Ini Rela Jual Gas Elpiji Usai PHK Akibat Pandemi
apahabar.com

Internasional

Imam Besar Al-Azhar Ajak Muslim Rangkul Kristen
Australia

Internasional

Langgar Aturan Karantina Australia, Seekor Merpati yang Terbang Lintasi Pasifik Akan Disuntik Mati
apahabar.com

Internasional

Sejarah, Arab Saudi Gelar Turnamen Sepak Bola Wanita Tahun Ini
apahabar.com

Internasional

Tidak Menyesal, Ini Alasan Brenton Tarrant Tembaki Jamaah di Masjid Selandia Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com