ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Sabtu, 4 Juli 2020 - 15:27 WIB

Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Permintaan Hewan Korban di Banjarmasin

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Proses pemotongan hewan kurban saat Idul Adha di Masjid Al Jihad Banjarmasin, tahun lalu. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Proses pemotongan hewan kurban saat Idul Adha di Masjid Al Jihad Banjarmasin, tahun lalu. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Jelang Hari Raya Idul Adha 2020 di tengah pandemi Covid-19 sekarang, tak berpengaruh terhadap permintaan hewan kurban di Banjarmasin.

Pasalnya, jumlah hewan kurban yang disediakan Pemko Banjarmasin masih tetap sama.

Yakni sekitar 2.000 ekor sapi dan 1.500 kambing untuk memenuhi keperluan masyarakat melaksanakan ibadah kurban.

Hewan ini diambil dari lokal daerah Pelaihari (Tanah Laut) dan Marabahan (Barito Kuala).

“Sekitar 300 ekor hewan kurban sudah ada yang datang. Pengambilannya juga ada dari luar seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB),” ucap Anwar Ziyadi, Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Banjarmasin, Sabtu (4/7).

Baca juga :  Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Bibir Pantai Setarap

Ia mengungkapkan masih stabilnya permintaan hewan kurban dikarenakan masyarakat telah menjalankan tabungan kurban yang dimulai sejak Idul Adha tahun lalu.

Sehingga tidak terpengaruh dengan pandemi Covid-19 yang sekarang masih melanda.

“Di tempat kita, berkurban sudah ada semacam tabungan rutin, jadi tidak terpengaruh wabah corona,” tambahnya.

Anwar memprediksi pemesanan hewan kurban ini seluruhnya sudah tiba paling lambat sepekan sebelum Idul Adha.

Sesampainya di Banjarmasin akan dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan hewan, hingga nantinya diserahkan ke tempat penampungan hewan.

“Kita lakukan 3 kali pemeriksaan. Pertama di daerah asal sebelum hewan dikirim. Kemudian tiba di Banjarmasin dan terakhir di tempat-tempat penampungan hewan,” pungkasnya.

Baca juga :  Bantu Bayi Aisyah, Klub Otomotif di Batola Kembali Galang Dana

Terkait harga jual hewan kurban, untuk tahun ini menurutnya, juga tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.

Untuk seekor sapi Rp14 juta lebih, sedangkan kambing sekitar Rp2,5 juta per ekornya.

Lantas bagimana dengan pelaksanaannya di tengah pandemi?

Anwar mengklaim akan rutin mendatangi kalangan masyarakat untuk memberikan imbauan agar pelaksanaan ibadah kurban tetap menerapkan protokol kesehatan.

Panitia kurban juga diminta untuk mengantarkan daging kurbannya ke rumah-rumah warga agar tidak terjadi kerumunan saat pengambilan daging kurban.

“Kita imbau warga untuk menyediakan tempat cuci tangan dan memakai masker,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Foto-

Share :

Baca Juga

TNI AL di Kotabaru Waspadai Wabah Virus Corona

Kalsel

TNI AL di Kotabaru Waspadai Wabah Virus Corona   

Banjarmasin

Polisi Banjarmasin Tangkap Jambret Berkedok Ojek Online
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Hingga Berpetir Masih Wajib Diwaspadai
apahabar.com

Kalsel

Walikota Banjarmasin : Kritik Harus Disertai Solusi
apahabar.com

Kalsel

Hari Air Sedunia; Kota Seribu Sungai Kekurangan Air, Kok Bisa?
apahabar.com

Kalsel

Sudah 8 Kali Beraksi, Dua Jambret Ini Tertangkap Warga di Cendrawasih

Kalsel

Ditinggal UN, Rumah Siswi SMKN 4 Banjarmasin Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Siang Ini Kalsel Diwarnai Hujan Lokal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com