ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Ekbis

Selasa, 7 Juli 2020 - 19:58 WIB

Pandemi Covid-19, XL Axiata Lanjutkan Proyek Fiberisasi

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Petugas PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan proyek fiberisasi. Foto-Istimewa

Petugas PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan proyek fiberisasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus melanjutkan proyek fiberisasi jaringan meskipun pandemi Covid-19 melanda Indonesia saat ini.

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan standar, pengerjaan proyek fisik terus dilakukan di berbagai daerah.

Pertengahan tahun 2020 ini, sekitar 53% BTS dari total target di tahun 2020 telah terhubung dengan jaringan fiber.

Plt Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, fiberisasi ini salah satu program utama perusahaan dalam upaya meningkatkan kualitas jaringan data, termasuk sebagai bagian dari persiapan menuju implementasi 5G di masa mendatang.

“Proyek ini harus tetap jalan, karena hasil dari fiberisasi juga bisa langsung meningkatkan kualitas jaringan sesuai dengan kebutuha pelanggan. Semaksimal mungkin kami terapkan protokol kesehatan pada semua pekerja di lapangan,” ujarnya.

Hingga saat ini, fiberisasi jaringan telah terlaksana di semua ibu kota provinsi dan kota-kota besar terutama di kota atau area yang memang secara pertumbuhan data sudah memerlukan upgrade ke jaringan fiber.

Hingga pertengahan 2020 ini, jaringan di total 200 kota dan kabupaten telah terfiberisasi.

Di Kalimantan Selatan sendiri, kota dan kabupaten yang telah terfiberisasi antara lain Banjarmasin, Banjarbaru, Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, dan Tabalong.

Target XL Axiata secara nasional, hingga akhir tahun 2020 nanti 60-70% BTS akan terhubung dengan jaringan fiber. Saat ini, fiberisasi sudah mencapai sekitar 53% dari total target di tahun 2020, dengan sebagian besar mencakup wilayah Jawa. Percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah padat penduduk guna mendukung aktifitas di era new normal saat ini.

“Fiberisasi juga menjadi semakin perlu untuk terus kami lakukan sesuai target mengingat kebutuhan layanan data yang meningkat setelah ada pandemi. Secara umum, kebutuhan pelanggan dan masyarakat atas data meningkat karena imbas dari Covid-19 yang memaksa mereka untuk bisa selalu mobile dan terkoneksi dengan internet dalam menjalankan aktivitas produktif,” lanjut I Gede Darmayusa.

Fiberisasi yang saat ini terus berlangsung juga telah terbukti mampu meningkatkan kualitas layanan data 4G. Di masa new normal ini, dimana terjadi migrasi pola pemanfaatan layanan data yang cukup besar di tengah masyarakat, fiberisasi jaringan XL Axiata dipercaya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan yang prima. Lebih jauh, fiberisasi ini merupakan pintu gerbang masuknya layanan 5G yang tentunya membutuhkan kualitas yang lebih baik lagi.

Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) melalui jalur fiber, termasuk sekaligus melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti mengganti perangkat yang selama ini memakai microwavemenjadi perangkat fiber.

Program fiberisasi jaringan merupakan salah satu langkah dalam mempersiapkan jaringan 5G.

Sebagai teknologi jaringan tercanggih di masa ini, 5G mampu menghadirkan kecepatan data yang tinggi, jumlah pemakai yang lebih banyak, dan delay atau latency yang rendah.

Pemanfaatannya pun dipercaya mampu mendorong berbagai sektor ekonomi di Indonesia untuk bergerak lebih cepat. Keunggulan teknologi ini hanya bisa didapatkan jika site atau BTS terkoneksi dengan fiber.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Akibat Corona, Pertumbuhan Global Kuartal I 2020 Bakal Terpukul
apahabar.com

Ekbis

Tambahan Gula Datang, Stok Pangan Kalsel Masih Aman
apahabar.com

Ekbis

Jakarta Catat Investasi Tertinggi Nasional di Masa Pandemi
apahabar.com

Ekbis

5 Alasan Mahasiswa Baru Perlu Punya LinkedIn
apahabar.com

Ekbis

BI: Kinerja Industri Pengolahan Triwulan I-2020 Turun
apahabar.com

Ekbis

Grab Terima Investasi Rp2,1 Triliun dari Yamaha
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Melemah Dipicu Kekhawatiran Gelombang Kedua Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Memasuki New Normal, Geliat Bisnis Perhotelan di Banjarmasin Masih Lesu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com