Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini Dear Korban Banjir Kalsel, Posko untuk Gugat Gubernur Sahbirin Segera Dibuka! Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action

Pasien Covid-19 di Banjarmasin Cukup Satu Kali Jalani Tes Swab

- Apahabar.com Senin, 20 Juli 2020 - 14:50 WIB

Pasien Covid-19 di Banjarmasin Cukup Satu Kali Jalani Tes Swab

Ilustrasi tes swab untuk memastikan penularan Covid-19. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) menyiapkan pola supaya kelurahan di Banjarmasin menuju zona hijau atau terbebas dari paparan Covid-19.

Target penghijauan ditarget selama satu minggu ke depan sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Penghijauan dikhususkan untuk kelima kelurahan, yaitu Kertak Baru Ulu, Kertak Baru Ilir, Gedang, Melayu dan Basirih.

“Ini yang menjadi target kami untuk dihijaukan selama 1 minggu ke depan. Mulai hari ini kita akan evaluasi,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Machli menyampaikan target penghijauan kelima kelurahan ini bakal lebih mudah dijalankan.

Grafik kasus terkonfirmasi positif virus Corona di kelurahan sana sangat sedikit dibandingkan kawasan lain.

Disisi lain dalam pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang baru terbit, kriteria pasien sembuh diperbarui.

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri cukup satu kali melakukan pemeriksaan swab atau usap.

Dia tidak perlu dua hingga empat kali swab sampai hasilnya dinyatakan negatif dan bisa dipulangkan.

Hal ini berbeda dari rekomandasi Menkes sebelumnya yang mengharuskan pasien memiliki dua hasil tes swab negatif sebelum dipulangkan.

“Tidak ada evaluasi dua kali. Evaluasi swab cukup satu kali dan sudah kita nyatakan sembuh,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin ini.

Ditambahkan, dalam buku pedoman Menkes ini pasien yang menjalani karantina mandiri selama 10 hari dan tanpa memiliki gejala Covid-19 resmi dinyatakan sembuh.

Dalam catatan pasien tersebut displin menjalani protokol kesehatan.

Apabila begitu, pasien berhak meminta surat keterangan sehat dari Puskesmas terdekat.

“Ya bisa langsung dokter Puskesmas yang mengeluarkan surat keterangan sehat,” tegasnya.

Ia menyampaikan Pemkot Banjarmasin taat menjalani buku pedoman baru yang dari Menkes tersebut untuk menghijaukan kelurahan.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dilantik, Tengok Pesan Paman Birin ke Chairansyah
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Minta Ramai-Ramai Kepung Titik Api
apahabar.com

Kalsel

Menampilkan Talabet, Permata Ije Jela Batola Kembali Jawara FKTD
apahabar.com

Kalsel

Dear Warga Kalsel, Waspada Lonjakan Kasus Covid-19 Efek Lebaran
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarbaru Hari Pertama: Di Km 18, Pengendara Masih Leluasa Masuk
apahabar.com

Kalsel

Tiga Perwira Polres Balangan Dirotasi
apahabar.com

Kalsel

Masih Ada Tanda Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Tiga Rumah Warga Pesisir Kotabaru Terkoyak Diterjang Puting Beliung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com