Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka Masih Didera Covid-19, Denny Indrayana Tetap Perjuangkan PSU yang Jujur dan Adil Seluruh Tempat Wisata di Jaro Tabalong Ditutup Saat Idulfitri Ingin Pukul Ibunya, Seorang Adik di Telaga Langsat HSS Tikam Kakak hingga Tewas Pasca-satu Masjid di Balikpapan Terpapar Covid-19, Perum Bumi Nirwana Dijaga Ketat Petugas

Pedagang HSU Dilarang Jualan di Tabalong, Wakil Rakyat Ngadu ke Rumah Banjar

- Apahabar.com Rabu, 15 Juli 2020 - 16:31 WIB

Pedagang HSU Dilarang Jualan di Tabalong, Wakil Rakyat Ngadu ke Rumah Banjar

Pertemuan antara Wakil Ketua DPRD Kabupaten HSU, Mawardi, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten HSU bersama dengan anggota DPRD Kalsel Dapil V, H Hormansyah, Rabu (15/7) siang, membahas larangan pedagang HSU masuk ke Tabalong. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Terhitung sudah empat bulan lebih para pedagang kaki lima (PKL) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tidak berjualan di wilayah Kabupaten Tabalong. Aturan itu kini berbuntut panjang.

Sejumlah warga yang telah menyampaikan keluhannya ke wakil rakyat di Kabupaten HSU mulai geram.

Mereka bahkan berencana melakukan aksi balasan dengan memboikot pedagang yang berjualan di Kabupaten HSU.

Hal itu terungkap saat pertemuan antara Wakil Ketua DPRD Kabupaten HSU, Mawardi, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten HSU bersama dengan anggota DPRD Kalsel Dapil V, H Hormansyah, Rabu (15/7) siang.

“Selama ini mereka (pedagang) tidak bisa berjualan di Kabupaten Tabalong, karena ada surat edaran dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabalong, tanggal 17 Juni. Yang melarang pedagang untuk berusaha di daerah mereka,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten HSU, Mawardi.

Saat mengadu di DPRD HSU, tidak sedikit pedagang yang sampai meneteskan air. Mereka merasa cukup frustasi jika aturan di Tabalong tentang larangan berdagang akan makin menggerus ekonomi mereka di tengah pandemi.

Selain itu, ujar Mawardi, masih menirukan keluhan pedagang, mereka siap mengikuti peraturan jika memang diberlakukan.

“Seperti di daerah tetangga, di Barito Timur, Kalteng. Pedagang bisa berjualan asalkan menunjukkan hasil rapid test,” Sambungnya.

Sedikitnya disebutkan ada lebih dari 500 pedagang kaki lima asal HSU yang terdampak edaran GTPP Covid-19 Kabupaten Tabalong.

Senada dengan kompatriotnya itu, Ketua Komisi II DPRD HSU, Fadillah, berharap DPRD Kalsel segera ikut turun tangan agar kekuatiran pedagang bisa mereda. Salah satunya dengan menjembatani mediasi dengan Pemkab Tabalong yang dianggap hingga kini belum membuahkan hasil.

Disebutkan, sejak 24 Juni lalu atau bertepatan dengan pengaduan pedagang, pihaknya langsung berkomunikasi dengan DPRD Kabupaten Tabalong yang berjanji akan membantu mediasi dengan pemerintah.

“Yang kami miris, setelah mereka masuk Tabalong dan buka lapak dagangan, justru ditertibkan. Padahal di perbatasan waktu itu tidak ada dijaga,” ungkapnya.

Sehingga tak sedikit pedagang yang berangkat pada malam hari agar lolos penjagaan di perbatasan, untuk dapat berjualan di daerah tersebut. Meskipun akhirnya tetap ditertibkan oleh petugas di lokasi berjualan.

Menanggapi hal tersebut, Hormansyah, anggota DPRD Kalsel dari Dapil V (HSU, Balangan, Tabalong) berharap pemerintah Tabalong bersikap bijak dengan mencabut surat edaran tersebut.

Ia juga akan merekomendasikan DPRD Kalsel memfasilitasi mediasi antara Pemkab HSU dan Tabalong sehingga tak makin berlarut.

“Kalau memang pedagang harus menaati protokol kesehatan saat masuk daerah tersebut, ya mereka pasti akan taat. Tapi jangan sampai dilarang berjualan,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui bahwa Pemkab Tabalong melarang masuknya pedagang dari luar daerah untuk berjualan di wilayahnya.

Hal itu merujuk pada peningkatan kasus positif Covid-19 yang terus meningkat dan dikhawatirkan menghambat kinerja gugus tugas setempat dalam melakukan pelacakan serta penelusuran.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Tekan Covid-19 dan Harkamtibmas, Forkopimcam Banjarmasin Tengah Rutin Gelar Patroli Pasar
apahabar.com

Kalsel

Sudah 50 Penderita DBD di Kabupaten Banjar, Dinkes: Ini Ancaman Real
apahabar.com

Kalsel

Kepulangan Mahasiswa Dari China Disoroti Banyak Pihak, Ketua IDI Kalsel Buka Suara
Baznas Kalsel

Kalsel

Baznas Kalsel Bagikan 1,350 Hidangan Berkah dalam Sepekan Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Mulai Besok, Satlantas Polres Tanbu Gelar Ops Patuh Intan 2020
Covid-19 Mewabah, Anggota DPRD HST Malah Kunker ke Kalteng?

Kalsel

Covid-19 Mewabah, Anggota DPRD HST Malah Kunker ke Kalteng?
apahabar.com

Kalsel

Belum Difungsikan, WiFi Trans Bin Taman Edukasi Banjarmasin Dikeluhkan
tabalong

Kalsel

Bermain Pasir Jatuh ke Air, Bocah di Kelua Tabalong Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com