Demonstrasi di DPRD Kalteng, Massa Protes Penertiban Tambang Emas Tradisional Tanpa Solusi Dugaan Penggelapan Mobil Rental, IRT Tabalong Terpaksa Diamankan Polisi Cuaca Kalsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan Teten Masduki Sebut Pengembangan Produk Kriya Perlu Libatkan Agregator IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk
agustus

Pemerintah Tempatkan Dana Rp 11,5 Triliun di 7 BPD

- Apahabar.com     Senin, 27 Juli 2020 - 11:33 WITA

Pemerintah Tempatkan Dana Rp 11,5 Triliun di 7 BPD

Ilustrasi bank. Foto: Istockphoto via Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah menempatkan dana sebesar Rp 11,5 triliun di 7 Bank Pembangunan Daerah (BPD).

7 BPD itu di Jawa Barat dan Banten (BJB), DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo), Bali, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penempatan dana pemerintah tersebut bertujuan agar mampu mendorong dan menggerakkan perekonomian di daerah dari adanya dampak pandemi Covid-19.

“Ini sudah siap untuk disalurkan dan tujuannya adalah mendorong ekonomi daerah,” katanya saat acara Penandatanganan Perjanjian Kemitraan Penempatan Uang Negara dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Senin (27/7).

Sri Mulyani merinci untuk BPD BJB mendapat Rp 2,5 triliun, DKI Jakarta Rp 2 triliun, Jawa Tengah Rp 2 triliun, Jawa Timur Rp 2 triliun, dan SulutGo Rp 1 triliun.

Sementara itu, ia menuturkan untuk BPD Bali dan Yogyakarta yang masing-masing sebesar Rp 1 triliun hingga saat ini masih dalam tahap evaluasi dan pengkajian.

Ia menjelaskan mekanisme penempatan dana pemerintah untuk BPD ini adalah penempatan dana di deposito dengan suku bunga yang sama seperti waktu ditempatkan di Bank Indonesia yaitu 80 persen dari 7-Day Reverse Repo Rate.

Sri Mulyani menegaskan penempatan dana pemerintah kepada BPD tersebut tidak boleh digunakan untuk membeli surat berharga negara dan valuta asing.

“Yang tidak boleh hanya dua yaitu membeli SBN dan tidak boleh membeli valas jadi itu uang harus bekerja untuk mendorong ekonomi kita,” tegasnya.

Ia juga meminta agar ke tujuh BPD yang mendapatkan penempatan dana pemerintah nantinya mampu menyalurkan kredit kepada sektor-sektor produktif dengan tingkat suku bunga lebih rendah.

“Jadi kalau DKI Jakarta mendapat Rp2 triliun kita harap bisa menyalurkan kredit Rp4 triliun dengan suku bunga yang lebih kecil dari yang selama ini mereka pinjamkan,” ujarnya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

5 Korban Longsor di Pumpung Masih Tertimbun, Berikut Identitas Mereka
IHSG

Tak Berkategori

Aksi Ambil Untung Investor Picu IHSG Akhir Pekan Melemah
Satgas Covid-19

Tak Berkategori

Bantah Kabar Hoaks, Satgas Covid-19 Balangan: Jangan Takut Vaksin
apahabar.com

Tak Berkategori

Rebut Puluhan Juta, Lomba PUBG Garapan HMB Poliban Banjarmasin
Dolar AS

Tak Berkategori

Jelang Data Inflasi AS, Dolar Tergelincir
PT Pelindo Regional Kalimantan

Tak Berkategori

Top! PT Pelindo Regional Kalimantan Salurkan CSR ke TPA Darul Muqimin

Tak Berkategori

Sebut Habib Tukang Obat dan Pulang Bakal Bikin Ulah, Nikita Mirzani Trending Topic, Terancam Dipolisikan!
apahabar.com

Tak Berkategori

Telkomsel Hadirkan Mobile Banking Expo 2019 di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com