Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir

Pemerintah Tempatkan Dana Rp 11,5 Triliun di 7 BPD

- Apahabar.com Senin, 27 Juli 2020 - 11:33 WIB

Pemerintah Tempatkan Dana Rp 11,5 Triliun di 7 BPD

Ilustrasi bank. Foto: Istockphoto via Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah menempatkan dana sebesar Rp 11,5 triliun di 7 Bank Pembangunan Daerah (BPD).

7 BPD itu di Jawa Barat dan Banten (BJB), DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo), Bali, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penempatan dana pemerintah tersebut bertujuan agar mampu mendorong dan menggerakkan perekonomian di daerah dari adanya dampak pandemi Covid-19.

“Ini sudah siap untuk disalurkan dan tujuannya adalah mendorong ekonomi daerah,” katanya saat acara Penandatanganan Perjanjian Kemitraan Penempatan Uang Negara dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Senin (27/7).

Sri Mulyani merinci untuk BPD BJB mendapat Rp 2,5 triliun, DKI Jakarta Rp 2 triliun, Jawa Tengah Rp 2 triliun, Jawa Timur Rp 2 triliun, dan SulutGo Rp 1 triliun.

Sementara itu, ia menuturkan untuk BPD Bali dan Yogyakarta yang masing-masing sebesar Rp 1 triliun hingga saat ini masih dalam tahap evaluasi dan pengkajian.

Ia menjelaskan mekanisme penempatan dana pemerintah untuk BPD ini adalah penempatan dana di deposito dengan suku bunga yang sama seperti waktu ditempatkan di Bank Indonesia yaitu 80 persen dari 7-Day Reverse Repo Rate.

Sri Mulyani menegaskan penempatan dana pemerintah kepada BPD tersebut tidak boleh digunakan untuk membeli surat berharga negara dan valuta asing.

“Yang tidak boleh hanya dua yaitu membeli SBN dan tidak boleh membeli valas jadi itu uang harus bekerja untuk mendorong ekonomi kita,” tegasnya.

Ia juga meminta agar ke tujuh BPD yang mendapatkan penempatan dana pemerintah nantinya mampu menyalurkan kredit kepada sektor-sektor produktif dengan tingkat suku bunga lebih rendah.

“Jadi kalau DKI Jakarta mendapat Rp2 triliun kita harap bisa menyalurkan kredit Rp4 triliun dengan suku bunga yang lebih kecil dari yang selama ini mereka pinjamkan,” ujarnya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

GSX-R150 Tampil Beda, Berikut Fitur dan Harganya
apahabar.com

Ekbis

Sepekan, Harga Gula di Tanbu Sudah Tiga Kali Naik
apahabar.com

Ekbis

Indonesia-Belanda Capai Kerja Sama Bisnis Senilai 1 Miliar Dolar
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp1.022.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Mantap, Jelang Pemilu Rupiah Sudah Terbaik di Asia!
apahabar.com

Ekbis

Via Fitur Gift Card, LinkAja Berbagi Kebaikan di Momen Lebaran
apahabar.com

Ekbis

Mahfud MD: Bulan Depan, 99,9 Persen RI Akan Terjadi Resesi
apahabar.com

Ekbis

Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan di Banjarmasin Capai Rp 177 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com